Ketika Beberapa Seller Mulai Membicarakan Banyaknya Biaya di Marketplace
Beberapa waktu terakhir saya kembali membaca ulasan dari para penjual di halaman Shopee Seller Centre, tepatnya di bagian rating dan ulasan aplikasi.
Beberapa komentar yang muncul cukup menarik karena menggambarkan apa yang dirasakan oleh sebagian penjual marketplace saat ini.
Salah satu komentar menyebutkan bahwa biaya atau fee terasa seperti muncul di banyak tempat.
Penjual tersebut menuliskan bahwa kondisi ekonomi sedang tidak mudah, daya beli masyarakat menurun, tetapi di sisi lain penjual masih harus menghadapi berbagai biaya platform.
Kalimat yang cukup mencerminkan perasaan tersebut kira-kira seperti ini:
"Fee bertebaran di mana-mana… daya beli sedang turun, kapan sejahteranya UMKM di Indonesia?"
Komentar seperti ini sebenarnya cukup sering muncul dalam diskusi komunitas penjual online.
Banyak Penjual Berharap Sistem Marketplace Bisa Lebih Mendukung UMKM
Sebagian besar penjual marketplace di Indonesia sebenarnya adalah pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
Mereka memanfaatkan platform digital seperti Shopee untuk menjangkau pembeli dari berbagai daerah.
Jika dianalogikan sederhana, marketplace seperti Shopee sebenarnya mirip dengan pasar besar yang sangat ramai.
Di dalam pasar tersebut ada ribuan bahkan jutaan toko yang menjual berbagai produk.
Kelebihannya tentu jelas.
Penjual bisa bertemu dengan banyak pembeli tanpa harus membuka toko fisik di berbagai kota.
Namun di sisi lain, penjual juga harus mengikuti berbagai aturan dan biaya yang berlaku di platform tersebut.
Ada Juga Seller yang Mengeluh Soal Fitur Aplikasi yang Masih Terbatas
Selain soal biaya, ada juga komentar dari seller lain yang membicarakan soal fitur aplikasi seller.
Menurut pengalaman yang ia tuliskan, beberapa fitur penting masih terasa terbatas.
Misalnya seperti:
-
tidak bisa melihat statistik dengan lengkap
-
tidak bisa mengakses listing produk dengan mudah
-
beberapa pengaturan iklan hanya tersedia untuk versi tertentu
Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa beberapa pekerjaan masih harus dilakukan menggunakan laptop.
Padahal banyak penjual yang berharap sebagian besar aktivitas toko bisa dilakukan langsung dari aplikasi di ponsel.
Jika dianalogikan sederhana, situasinya seperti seorang pedagang yang memiliki toko besar tetapi sebagian peralatan hanya bisa digunakan jika ia pulang ke kantor.
Hal ini tentu bisa terasa kurang praktis bagi penjual yang bekerja secara mobile.
Notifikasi Pesanan yang Tidak Selalu Muncul Juga Menjadi Keluhan
Komentar lain yang cukup menarik juga menyebutkan soal notifikasi pesanan.
Menurut pengalaman seller tersebut, terkadang notifikasi pesanan atau chat dari pembeli tidak langsung muncul di aplikasi.
Akibatnya penjual harus sering membuka aplikasi untuk memastikan apakah ada pesanan baru atau tidak.
Jika dianalogikan dalam kehidupan sehari-hari, situasi ini seperti seorang pemilik toko yang tidak selalu mendengar ketika ada pelanggan masuk ke tokonya.
Karena itu ia harus sering melihat ke pintu untuk memastikan apakah ada pembeli yang datang.
Hal kecil seperti ini mungkin terlihat sepele, tetapi bagi penjual yang mengelola banyak pesanan, notifikasi yang jelas tentu sangat membantu.
Marketplace Besar Memang Terus Berkembang
Penting juga untuk dipahami bahwa marketplace sebesar Shopee melayani jutaan penjual dan pembeli sekaligus.
Dengan jumlah pengguna yang sangat besar, tentu tidak semua sistem bisa langsung sempurna untuk semua orang.
Biasanya platform digital terus melakukan pembaruan fitur berdasarkan masukan dari pengguna.
Karena itu ulasan dari penjual seperti yang muncul di halaman Seller Centre sebenarnya bisa menjadi masukan penting bagi pengembang aplikasi.
Diskusi Seller Seperti Ini Sering Menjadi Masukan untuk Perbaikan Sistem
Keluhan atau komentar dari penjual sebenarnya bukan selalu berarti kritik negatif.
Sering kali komentar seperti ini justru menjadi cara bagi pengguna untuk menyampaikan pengalaman mereka.
Dalam dunia teknologi, masukan dari pengguna sering menjadi bahan evaluasi bagi pengembang aplikasi.
Apalagi jika masukan tersebut datang dari penjual yang sudah lama menggunakan platform.
Karena mereka biasanya memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam menjalankan toko online.
Sekarang saya ingin mendengar pendapat kamu.
Apakah kamu juga seorang seller di Shopee?
Apakah kamu pernah mengalami hal seperti:
-
biaya platform yang terasa semakin banyak
-
fitur seller yang terasa masih terbatas
-
notifikasi pesanan yang tidak selalu muncul?
Coba ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.
Diskusi seperti ini sering membantu penjual lain memahami bagaimana pengalaman berjualan di marketplace saat ini.
Komentar
Posting Komentar