Ketika Iklan yang Biasanya Ramai Tiba-tiba Sepi
Beberapa waktu terakhir saya membaca keluhan menarik dari seorang penjual marketplace.
Ia mengatakan bahwa biasanya iklan produknya bisa menghasilkan omzet lebih dari satu juta rupiah per hari.
Namun dalam beberapa hari terakhir performa iklannya tiba-tiba turun drastis.
Klik yang biasanya banyak tiba-tiba hanya tinggal belasan.
Chat dari calon pembeli juga hampir tidak ada.
Bagi seller yang mengandalkan iklan untuk mendapatkan penjualan, situasi seperti ini tentu membuat panik.
Apalagi ketika perubahan itu terjadi secara tiba-tiba tanpa ada perubahan besar pada produk atau harga.
Hal Seperti Ini Sebenarnya Cukup Sering Terjadi
Dalam dunia marketplace, performa iklan memang tidak selalu stabil setiap hari.
Ada kalanya iklan berjalan sangat baik.
Ada kalanya performanya tiba-tiba menurun.
Hal ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak selalu terlihat langsung oleh penjual.
Misalnya seperti:
-
perubahan perilaku pembeli
-
persaingan iklan yang meningkat
-
algoritma marketplace
-
musim atau momen tertentu
Jika dianalogikan sederhana, iklan marketplace itu seperti membuka lapak di pasar yang sangat ramai.
Kadang posisi lapak berada di tempat yang sangat strategis sehingga banyak orang lewat.
Kadang posisi lapak bergeser sehingga pengunjung yang lewat menjadi lebih sedikit.
Faktor Musiman Bisa Mempengaruhi Penjualan
Salah satu hal yang sering mempengaruhi performa iklan adalah faktor musim atau momen tertentu.
Misalnya ketika mendekati hari besar seperti Lebaran.
Pada periode seperti ini, banyak orang mulai mengalihkan pengeluaran mereka ke kebutuhan yang lebih utama.
Contohnya seperti:
-
bahan makanan
-
pakaian
-
kebutuhan rumah tangga
Produk yang bersifat sekunder kadang mengalami penurunan permintaan untuk sementara waktu.
Hal ini bukan berarti produk tersebut tidak laku, tetapi lebih karena prioritas pembeli sedang berubah.
Persaingan Iklan Juga Bisa Semakin Ketat
Faktor lain yang sering mempengaruhi performa iklan adalah persaingan.
Ketika semakin banyak seller memasang iklan untuk produk yang mirip, sistem marketplace harus menentukan iklan mana yang ditampilkan kepada pembeli.
Dalam kondisi seperti ini, performa iklan bisa berubah dari hari ke hari.
Misalnya:
hari ini iklan tampil lebih sering
besok iklan tampil lebih sedikit
Perubahan seperti ini cukup umum terjadi dalam sistem iklan marketplace.
Beberapa Hal yang Bisa Dicoba Seller
Jika iklan tiba-tiba mengalami penurunan performa, ada beberapa hal yang biasanya dicoba oleh penjual.
Misalnya dengan mengevaluasi kembali:
Judul produk
Foto produk
Harga produk
Kadang perubahan kecil pada foto atau judul produk bisa membantu meningkatkan kembali performa iklan.
Selain itu beberapa seller juga mencoba mengatur ulang strategi iklan, seperti menyesuaikan budget atau memilih kata kunci yang lebih relevan.
Langkah-langkah ini sering digunakan untuk melihat apakah performa iklan bisa kembali stabil.
Penting untuk Melihat Performa dalam Jangka Waktu Lebih Lama
Dalam dunia digital marketing, performa iklan biasanya tidak dinilai hanya dari satu atau dua hari saja.
Biasanya penjual melihat performa dalam periode yang lebih panjang, misalnya satu minggu atau satu bulan.
Karena fluktuasi kecil dari hari ke hari memang sering terjadi.
Jika penurunan berlangsung cukup lama, barulah biasanya seller mulai melakukan evaluasi yang lebih mendalam terhadap strategi produk dan iklan mereka.
Diskusi Terbuka untuk Seller Shopee
Sekarang saya ingin membuka diskusi di artikel ini.
Jika kamu juga berjualan di Shopee, mungkin kamu pernah mengalami hal yang sama.
Iklan yang biasanya ramai tiba-tiba sepi.
Klik menurun.
Chat pembeli berkurang.
Menurut pengalaman kamu, apa yang biasanya menjadi penyebab iklan marketplace tiba-tiba drop?
Apakah karena musim tertentu, perubahan algoritma, atau persaingan yang semakin ketat?
Ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.
Siapa tahu pengalaman kamu bisa membantu seller lain memahami situasi yang sama.
Komentar
Posting Komentar