Langsung ke konten utama
Memuat waktu...
🔥 Penawaran Voucher Diskon Shopee
Promo & voucher bisa berakhir kapan saja
00 : 00 : 00
LIHAT Voucher Shopee Hari Ini

Buka Toko Baru di Shopee, Ulasan Pertama Bintang 1. Apa yang Harus Dilakukan?

Ini salah satu kejadian yang paling membuat seller baru down. Sudah semangat buka toko, sudah upload produk, sudah kasih harga promo, packing rapi, kirim cepat, berharap dapat ulasan pertama yang bagus supaya toko terlihat terpercaya. Tapi yang datang justru ulasan bintang 1. Kadang bukan karena barang jelek, tapi karena kurir lama, pembeli tidak baca deskripsi, atau pembeli memang sulit.

Cara mengatasi ulasan pertama Shopee bintang 1 pada toko baru agar rating toko bisa naik kembali

Masalahnya, untuk toko baru, satu ulasan jelek bisa sangat berpengaruh, karena ulasan masih sedikit. Dan ini memang realita yang cukup berat di awal jualan marketplace.

Tapi sebenarnya ini bukan akhir dari toko. Hampir banyak toko besar pernah mengalami hal seperti ini di awal.


Masalah Toko Baru Memang Sangat Bergantung Pada Ulasan Pertama

Toko yang sudah punya ratusan ulasan, dapat 1 bintang 1 biasanya tidak terlalu berpengaruh. Tapi kalau toko baru yang baru punya 1 atau 2 ulasan, lalu salah satunya bintang 1, rating langsung jatuh dan pembeli berikutnya jadi ragu.

Jadi masalahnya bukan hanya di rating jelek, tapi di kepercayaan toko yang belum terbentuk.

Makanya di marketplace, fase awal itu sebenarnya bukan fase cari untung, tapi fase membangun reputasi toko.


Jangan Panik dan Jangan Dibalas Emosi

Hal pertama yang harus dilakukan kalau dapat ulasan bintang 1 adalah jangan langsung emosi dan jangan membalas dengan kata-kata yang menyalahkan pembeli. Karena calon pembeli lain bisa membaca balasan tersebut.

Balasan ulasan itu bukan hanya untuk pembeli yang komplain, tapi untuk calon pembeli berikutnya yang membaca ulasan.

Balasan yang baik biasanya seperti:

  • Minta maaf
  • Jelaskan dengan sopan
  • Jelaskan bahwa pengiriman di luar kendali toko
  • Tawarkan solusi
  • Tunjukkan bahwa toko bertanggung jawab

Karena kadang pembeli lain justru melihat respon toko, bukan hanya melihat rating.


Fokus Menambah Ulasan Positif Secepat Mungkin

Cara keluar dari masalah rating jelek di awal bukan dengan menghapus ulasan (karena sulit), tapi dengan menambah ulasan bagus lebih banyak.

Target awal toko baru sebaiknya:

  • 10 penjualan pertama
  • 10 ulasan
  • Minimal rating naik
  • Foto ulasan dari pembeli
  • Toko terlihat aktif

Caranya bisa dengan:

  • Jual produk kecil dulu
  • Kasih harga promo
  • Kasih bonus kecil
  • Follow up pembeli dengan sopan
  • Packing rapi
  • Kirim cepat
  • Beri kartu ucapan
  • Minta ulasan dengan sopan

Semakin banyak ulasan bagus masuk, ulasan bintang 1 tadi akan tertutup dengan sendirinya.


Banyak Seller Lama Punya Strategi Produk Murah Untuk Mengumpulkan Ulasan

Ini strategi yang cukup umum tapi jarang dibicarakan. Banyak toko membuat satu produk murah khusus untuk:

  • Mendapatkan order
  • Mendapatkan ulasan
  • Mendapatkan rating
  • Membuat toko terlihat ramai
  • Membangun trust toko

Produk ini kadang marginnya kecil, tapi tujuannya bukan untung, melainkan membangun reputasi toko.

Setelah toko sudah punya banyak ulasan dan rating bagus, baru fokus ke produk utama yang marginnya lebih besar.


Masalah Kurir dan Pembeli Memang Kadang Diluar Kendali Seller

Ini juga realita marketplace yang cukup berat. Seller bisa packing bagus, kirim cepat, respon cepat, tapi kalau kurir lambat atau pembeli tidak membaca deskripsi, seller tetap bisa kena rating jelek.

Di marketplace, seller sering bertanggung jawab atas hal yang sebenarnya tidak sepenuhnya bisa dikendalikan. Dan ini hampir semua seller pernah mengalaminya.

Makanya seller lama biasanya tidak terlalu fokus di satu ulasan jelek, tapi fokus di rating jangka panjang toko.


Yang Penting Bukan Ulasan Pertama Sempurna, Tapi Toko Bisa Bertahan

Banyak seller baru berpikir kalau ulasan pertama jelek berarti toko sudah hancur. Padahal tidak selalu begitu. Yang penting adalah bagaimana setelah itu toko bisa:

  • Menambah ulasan bagus
  • Menjaga pelayanan
  • Menjaga pengiriman
  • Menjaga packing
  • Menjaga komunikasi
  • Menjaga rating naik pelan-pelan

Marketplace itu bukan lomba cepat di awal, tapi lomba bertahan lama.

Banyak toko yang awalnya sepi, rating jelek, order sedikit, tapi setelah beberapa bulan mulai stabil dan akhirnya besar. Dan banyak juga toko yang awalnya ramai tapi tidak bertahan lama.


Kalau dipikir-pikir, hampir semua seller pasti pernah punya pengalaman dapat ulasan jelek yang sebenarnya bukan kesalahan toko, dan rasanya memang cukup menjatuhkan semangat di awal. Tapi biasanya setelah toko jalan lebih lama, baru sadar bahwa satu atau dua ulasan jelek sebenarnya tidak terlalu berpengaruh kalau ulasan bagus sudah banyak. Saya juga penasaran, yang pernah jualan di Shopee, pernah tidak dapat ulasan jelek padahal merasa tidak salah? Biasanya kalian menyikapinya bagaimana?

Komentar

TRENDING UPDATE SHOPEE PALING POPULER

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru Banyak pengguna Shopee mengira voucher hanya muncul di halaman utama atau saat event besar. Padahal ada beberapa trik sederhana yang sering dipakai pembeli berpengalaman untuk mendapatkan voucher tambahan yang tidak selalu terlihat. Menariknya, sebagian voucher tidak muncul otomatis di halaman produk. Voucher ini baru aktif jika pengguna mengakses jalur promo tertentu terlebih dahulu sebelum checkout. Catatan penting: Jika langsung checkout tanpa melewati halaman promo, kemungkinan besar voucher tambahan tidak akan terpasang. Salah satu cara yang jarang disadari adalah mengecek promo berdasarkan toko yang akan dituju terlebih dahulu. Masukkan Nama Toko Shopee Pilih Jenis Voucher Tambahan Voucher Gratis Ongkir Voucher Diskon Belanja Buka Halaman Voucher Tool ini hanya membuka halaman promo Shopee resmi dan tidak menyimpan data pengguna. Setelah membuka ha...

Banyak Voucher Shopee Tidak Muncul Saat Checkout? Ternyata Harus Lakukan Ini Dulu

Banyak pengguna Shopee sering mengalami hal yang sama. Saat melihat produk, ada tulisan diskon, ada tulisan gratis ongkir, bahkan ada promo besar. Tapi ketika masuk ke halaman checkout, voucher yang diharapkan tidak muncul atau tidak bisa digunakan. Akhirnya pembeli merasa tidak ada voucher atau promo tidak berlaku. Padahal sebenarnya seringkali vouchernya ada, hanya saja belum diklaim terlebih dahulu. Di Shopee, sistem voucher memang sedikit berbeda. Tidak semua voucher otomatis muncul saat checkout. Banyak voucher yang harus diklaim dulu dari halaman voucher, halaman promo, Shopee Live, atau halaman campaign tertentu. Setelah voucher diklaim, barulah voucher tersebut bisa digunakan saat checkout. Inilah yang sering membuat banyak pembeli merasa harga checkout tidak sama dengan harga promo yang mereka lihat di awal. Voucher Shopee Sering Tersembunyi di Banyak Halaman Kalau diperhatikan, voucher Shopee sebenarnya tersebar di banyak halaman, tidak hanya di satu tempat saja. Kadang ada v...

Akun Pembeli Tidak Bisa COD Lagi di Shopee? Padahal Tidak Pernah Tolak Pesanan

Masalah ini cukup sering terjadi dan banyak pembeli bingung kenapa tiba-tiba metode COD di Shopee tidak bisa digunakan lagi. Padahal merasa tidak pernah menolak paket, tidak pernah membatalkan pesanan COD, dan sebelumnya masih bisa menggunakan COD seperti biasa. Biasanya ketika checkout, metode COD tiba-tiba tidak muncul atau tidak bisa dipilih. Di situ banyak pembeli mulai berpikir akun mereka bermasalah atau kena blokir. Sebenarnya tidak selalu seperti itu, karena sistem COD di marketplace cukup kompleks dan tidak hanya tergantung pada pembeli saja. COD Itu Bukan Fitur yang Selalu Aktif Untuk Semua Akun dan Semua Toko Banyak yang mengira COD itu fitur tetap seperti transfer bank atau e-wallet. Padahal COD di Shopee sebenarnya tergantung pada beberapa faktor: Riwayat pesanan COD pembeli Riwayat penolakan paket Lokasi pembeli Kurir yang tersedia di daerah tersebut Toko mengaktifkan COD atau tidak Produk bisa COD atau tidak Nilai pesanan Sistem penilaian risiko dari...