Langsung ke konten utama
Memuat waktu...
🔥 Penawaran Voucher Diskon Shopee
Promo & voucher bisa berakhir kapan saja
00 : 00 : 00
LIHAT Voucher Shopee Hari Ini

Apakah Sistem Shopee Salah? Mengapa Banyak Seller Rugi?

Pertanyaan ini sebenarnya cukup sensitif, tapi sering sekali muncul di kalangan seller. Banyak yang merasa biaya semakin besar, persaingan semakin berat, margin semakin kecil, dan akhirnya muncul kalimat yang sering kita dengar: “Jualan di Shopee sekarang susah, banyak seller yang rugi.”

Lalu muncul pertanyaan yang lebih besar lagi: sebenarnya yang salah sistem Shopee, atau cara kita berjualan di dalam sistem marketplace?

Penjelasan kenapa banyak seller Shopee merasa rugi dan apakah sistem Shopee yang salah

Jawabannya tidak sesederhana menyalahkan satu pihak saja, karena marketplace itu sebenarnya seperti ekosistem. Ada pembeli, ada seller, ada platform, ada kurir, ada iklan, ada promo, semuanya saling berhubungan.


Banyak Seller Masuk Marketplace Dengan Pola Pikir Jualan Biasa

Salah satu penyebab banyak seller rugi sebenarnya bukan karena Shopee semata, tapi karena banyak orang masuk marketplace dengan pola pikir seperti jualan biasa. Beli barang, kasih margin, jual, selesai. Padahal marketplace bukan hanya tempat jual barang, tapi tempat bersaing sistem.

Di marketplace ada:

  • Algoritma
  • Ranking produk
  • Iklan
  • Gratis ongkir
  • Campaign
  • Voucher
  • Affiliate
  • Live
  • Retur
  • Perang harga
  • Traffic dan conversion

Jadi sebenarnya yang kita hadapi bukan hanya pembeli, tapi sistem marketplace itu sendiri. Kalau masuk marketplace tapi masih pakai pola hitung sederhana seperti jualan offline, biasanya margin akan tergerus pelan-pelan tanpa disadari.


Marketplace Membuat Harga Semakin Transparan dan Persaingan Semakin Keras

Dulu kalau jualan offline, pembeli tidak tahu harga toko sebelah. Sekarang di marketplace, pembeli bisa membuka puluhan toko dalam beberapa detik dan langsung membandingkan harga. Akibatnya persaingan harga menjadi sangat terbuka dan sangat keras.

Di kondisi seperti ini, yang biasanya terjadi adalah perang harga. Seller saling menurunkan harga supaya produk mereka yang dipilih pembeli. Tapi ketika harga turun terus, margin juga ikut turun. Ditambah lagi ada biaya admin, biaya layanan, gratis ongkir, dan biaya iklan.

Akhirnya banyak seller merasa sudah jual banyak tapi keuntungan kecil, atau bahkan tidak sadar sebenarnya sudah rugi.


Marketplace Sebenarnya Bukan Membuat Seller Rugi, Tapi Mengubah Cara Bisnis

Ini yang jarang disadari. Marketplace sebenarnya tidak secara langsung membuat seller rugi, tapi marketplace mengubah cara bisnis menjadi:

  • Margin kecil
  • Volume besar
  • Kompetisi tinggi
  • Biaya promosi tinggi
  • Perang harga
  • Branding dan traffic menjadi penting
  • Repeat order menjadi penting
  • Data dan strategi menjadi penting

Jadi kalau masih ingin margin besar seperti jualan offline tapi jualannya di marketplace, biasanya akan sulit. Marketplace lebih cocok untuk sistem margin kecil tapi volume besar, atau produk unik yang tidak banyak kompetitor.

Kalau jual produk umum yang semua toko jual, biasanya yang terjadi adalah perang harga.


Banyak Seller Tidak Rugi Karena Produk Tidak Laku, Tapi Karena Tidak Menghitung Semua Biaya

Ini mungkin salah satu penyebab terbesar. Banyak seller menghitung keuntungan hanya dari selisih harga jual dan harga modal. Padahal di marketplace ada banyak biaya:

  • Biaya admin
  • Biaya layanan
  • Biaya gratis ongkir
  • Biaya iklan
  • Biaya affiliate
  • Biaya campaign
  • Retur
  • Barang rusak
  • Packing
  • Operasional
  • Gaji karyawan
  • Sewa gudang

Kalau semua dihitung, baru terlihat margin bersih sebenarnya. Banyak toko omzet besar tapi margin bersih sangat kecil, bahkan ada yang sebenarnya rugi tapi tidak sadar karena uang terus berputar.

Di marketplace, omzet besar tidak selalu berarti bisnis sehat.


Marketplace Itu Menguntungkan yang Paham Sistem, Bukan yang Paling Murah

Semakin lama biasanya seller akan sadar bahwa di marketplace yang bertahan bukan selalu yang paling murah, tapi yang paling paham sistem. Yang paham:

  • Cara main harga
  • Cara main iklan
  • Cara main traffic
  • Cara main conversion
  • Cara bundling
  • Cara membuat produk pembeda
  • Cara membuat repeat order
  • Cara mengatur margin
  • Cara memilih produk
  • Cara mengatur cashflow

Marketplace itu bukan hanya tempat jual barang, tapi tempat menjalankan sistem bisnis di dalam platform orang lain.

Dan ketika kita berbisnis di platform orang lain, kita harus mengikuti sistem mereka.


Jadi Apakah Sistem Shopee Salah?

Mungkin pertanyaannya bukan sistem Shopee salah atau tidak, tapi lebih ke apakah kita sudah memahami sistem marketplace sebelum masuk dan bersaing di dalamnya.

Karena marketplace dibuat untuk:

  • Menarik pembeli sebanyak mungkin
  • Membuat transaksi sebanyak mungkin
  • Membuat seller bersaing
  • Menghasilkan uang dari fee, iklan, dan layanan
  • Menjaga platform tetap hidup

Marketplace bukan dibuat untuk memastikan semua seller untung besar. Marketplace dibuat untuk memastikan platformnya terus berjalan dan transaksi terus terjadi.

Di situ biasanya banyak seller mulai mengerti bahwa di marketplace, yang penting bukan hanya bisa jualan, tapi bisa bertahan.


Kalau dipikir-pikir, hampir semua seller yang sudah lama jualan pasti pernah ada di fase merasa sistem marketplace semakin berat, biaya semakin banyak, dan persaingan semakin keras. Tapi di sisi lain, marketplace juga masih menjadi tempat dengan pembeli paling banyak saat ini. Jadi banyak seller juga seperti tidak punya pilihan selain tetap beradaptasi dengan sistem yang ada. Saya juga penasaran, yang sudah lama jualan di Shopee, menurut kalian sistem marketplace sekarang semakin membantu seller atau justru semakin berat untuk seller kecil dan menengah?

Komentar

TRENDING UPDATE SHOPEE PALING POPULER

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru Banyak pengguna Shopee mengira voucher hanya muncul di halaman utama atau saat event besar. Padahal ada beberapa trik sederhana yang sering dipakai pembeli berpengalaman untuk mendapatkan voucher tambahan yang tidak selalu terlihat. Menariknya, sebagian voucher tidak muncul otomatis di halaman produk. Voucher ini baru aktif jika pengguna mengakses jalur promo tertentu terlebih dahulu sebelum checkout. Catatan penting: Jika langsung checkout tanpa melewati halaman promo, kemungkinan besar voucher tambahan tidak akan terpasang. Salah satu cara yang jarang disadari adalah mengecek promo berdasarkan toko yang akan dituju terlebih dahulu. Masukkan Nama Toko Shopee Pilih Jenis Voucher Tambahan Voucher Gratis Ongkir Voucher Diskon Belanja Buka Halaman Voucher Tool ini hanya membuka halaman promo Shopee resmi dan tidak menyimpan data pengguna. Setelah membuka ha...

Banyak Voucher Shopee Tidak Muncul Saat Checkout? Ternyata Harus Lakukan Ini Dulu

Banyak pengguna Shopee sering mengalami hal yang sama. Saat melihat produk, ada tulisan diskon, ada tulisan gratis ongkir, bahkan ada promo besar. Tapi ketika masuk ke halaman checkout, voucher yang diharapkan tidak muncul atau tidak bisa digunakan. Akhirnya pembeli merasa tidak ada voucher atau promo tidak berlaku. Padahal sebenarnya seringkali vouchernya ada, hanya saja belum diklaim terlebih dahulu. Di Shopee, sistem voucher memang sedikit berbeda. Tidak semua voucher otomatis muncul saat checkout. Banyak voucher yang harus diklaim dulu dari halaman voucher, halaman promo, Shopee Live, atau halaman campaign tertentu. Setelah voucher diklaim, barulah voucher tersebut bisa digunakan saat checkout. Inilah yang sering membuat banyak pembeli merasa harga checkout tidak sama dengan harga promo yang mereka lihat di awal. Voucher Shopee Sering Tersembunyi di Banyak Halaman Kalau diperhatikan, voucher Shopee sebenarnya tersebar di banyak halaman, tidak hanya di satu tempat saja. Kadang ada v...

Akun Pembeli Tidak Bisa COD Lagi di Shopee? Padahal Tidak Pernah Tolak Pesanan

Masalah ini cukup sering terjadi dan banyak pembeli bingung kenapa tiba-tiba metode COD di Shopee tidak bisa digunakan lagi. Padahal merasa tidak pernah menolak paket, tidak pernah membatalkan pesanan COD, dan sebelumnya masih bisa menggunakan COD seperti biasa. Biasanya ketika checkout, metode COD tiba-tiba tidak muncul atau tidak bisa dipilih. Di situ banyak pembeli mulai berpikir akun mereka bermasalah atau kena blokir. Sebenarnya tidak selalu seperti itu, karena sistem COD di marketplace cukup kompleks dan tidak hanya tergantung pada pembeli saja. COD Itu Bukan Fitur yang Selalu Aktif Untuk Semua Akun dan Semua Toko Banyak yang mengira COD itu fitur tetap seperti transfer bank atau e-wallet. Padahal COD di Shopee sebenarnya tergantung pada beberapa faktor: Riwayat pesanan COD pembeli Riwayat penolakan paket Lokasi pembeli Kurir yang tersedia di daerah tersebut Toko mengaktifkan COD atau tidak Produk bisa COD atau tidak Nilai pesanan Sistem penilaian risiko dari...