Langsung ke konten utama
Memuat waktu...
🔥 Penawaran Voucher Diskon Shopee
Promo & voucher bisa berakhir kapan saja
00 : 00 : 00
LIHAT Voucher Shopee Hari Ini

PENJUAL SHOPEE BANYAK YANG TERIAK! Shopee Bisa Bunuh UMKM Kalau Sistem Begini Terus? Pengalaman Seller yang Merasa Sistem Terlalu Berat ke Toko

 


Banyak Penjual Mulai Merasa Sistem Shopee Terlalu Berat ke Seller

Belakangan ini saya membaca banyak keluhan dari para penjual di Shopee, dan jujur saja sebagai seseorang yang juga berjualan di marketplace, keluhan ini terasa sangat relatable.

Banyak orang melihat Shopee hanya dari sisi pembeli. Memang benar, dari sisi pembeli aplikasi ini sangat nyaman. Belanja mudah, banyak promo, pengiriman cepat, dan jika ada masalah barang bisa langsung mengajukan retur.

Namun dari sisi penjual, ceritanya sering kali berbeda.

Beberapa seller mulai merasa bahwa sistem marketplace sekarang terlalu berat sebelah ke pembeli, sementara toko sering kali harus menanggung kerugian jika terjadi masalah.

Dan salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan adalah sistem retur barang yang dianggap terlalu mudah bagi pembeli, tetapi cukup sulit bagi penjual untuk menolak atau mengajukan banding.


Sistem Retur yang Terlalu Mudah Kadang Justru Merugikan Toko

Salah satu pengalaman yang sering dibicarakan para penjual adalah soal proses retur.

Saat pembeli mengajukan pengembalian barang, toko sebenarnya masih punya hak untuk menolak jika merasa klaim tersebut tidak benar. Namun untuk melakukan banding, biasanya seller diminta menyiapkan bukti dokumentasi packing.

Misalnya seperti:

  • foto kondisi barang sebelum dikirim

  • foto proses packing

  • video packing sebelum paket ditutup

Masalahnya, untuk toko yang memiliki pesanan sedikit mungkin hal ini masih bisa dilakukan.

Namun bagaimana dengan toko yang setiap hari harus memproses ratusan bahkan ribuan pesanan?

Bayangkan jika setiap paket harus direkam video dan difoto satu per satu sebelum dikirim. Ini bukan pekerjaan kecil.

Jika dianalogikan sederhana, ini seperti sebuah restoran yang harus memotret setiap piring makanan sebelum disajikan ke pelanggan, hanya untuk berjaga-jaga jika suatu saat ada komplain.

Tentu hal ini sangat menyita waktu dan tenaga.

Banyak penjual akhirnya merasa mereka harus menambah tenaga kerja hanya untuk mendokumentasikan proses packing, padahal pekerjaan utama mereka sebenarnya adalah menyiapkan pesanan.


Kenapa Dokumentasi Packing Tidak Menjadi Tugas Kurir Saat Pickup?

Beberapa penjual sebenarnya memiliki ide yang cukup menarik.

Daripada toko harus mendokumentasikan semua proses packing, seharusnya proses ini bisa menjadi bagian dari standar kerja kurir saat melakukan pickup paket.

Misalnya seperti ini:

Saat kurir datang mengambil paket dari toko, kurir bisa melakukan dokumentasi cepat berupa:

  • foto paket

  • scan kondisi paket

  • verifikasi standar packing

Dokumentasi ini kemudian langsung masuk ke database sistem Shopee.

Jika suatu saat terjadi klaim retur dari pembeli, data tersebut bisa langsung digunakan sebagai bukti resmi.

Dengan sistem seperti ini, beban kerja seller bisa jauh lebih ringan.

Selain itu, kurir juga bisa memastikan bahwa paket yang diambil memang sudah memenuhi standar pengiriman sebelum dibawa ke gudang logistik.


Ada Juga Penjual yang Mengeluh Soal Retur yang Diduga Tidak Jujur

Masalah lain yang cukup sensitif tetapi sering dibicarakan seller adalah soal kemungkinan adanya pembeli yang menyalahgunakan sistem retur.

Tidak semua pembeli seperti ini tentu saja. Sebagian besar pembeli memang jujur.

Namun dalam beberapa kasus, ada penjual yang merasa pernah menghadapi situasi seperti:

  • pembeli sengaja memasukkan alamat yang salah

  • pembeli sengaja tidak menerima paket

  • pembeli memesan hanya untuk membuat barang diretur

Dalam situasi seperti ini, toko tetap harus menanggung beberapa biaya seperti:

  • biaya packing

  • biaya operasional

  • potongan administrasi

  • biaya pengiriman

Jika kejadian seperti ini terjadi berulang kali, tentu saja kerugian bisa cukup besar.

Bahkan ada seller yang khawatir sistem seperti ini bisa dimanfaatkan oleh kompetitor yang tidak sehat untuk merugikan toko lain.

Walaupun kasus seperti ini mungkin tidak sering terjadi, tetapi kekhawatiran tersebut tetap ada di kalangan penjual.


Produk Kustom adalah yang Paling Rentan Dirugikan oleh Sistem Retur

Bagi penjual produk umum seperti fashion, barang retur biasanya masih bisa dijual kembali.

Namun bagaimana dengan produk yang bersifat custom atau pesanan khusus?

Misalnya seperti:

  • cetak foto

  • hadiah custom

  • kerajinan dengan nama khusus

  • produk personalisasi

Jika barang seperti ini diretur oleh pembeli, hampir tidak mungkin produk tersebut bisa dijual kembali.

Artinya barang tersebut otomatis menjadi kerugian penuh bagi toko.

Inilah alasan kenapa banyak penjual produk custom merasa sistem retur di marketplace saat ini masih belum cukup adil bagi mereka.


Biaya Berjualan di Shopee Juga Semakin Tinggi

Selain masalah retur, banyak seller juga mulai membicarakan soal biaya berjualan yang semakin besar.

Beberapa penjual mengatakan bahwa total potongan yang mereka terima dari satu transaksi bisa mencapai angka yang cukup tinggi.

Misalnya seperti:

  • biaya administrasi

  • biaya layanan

  • biaya program gratis ongkir

  • biaya komisi kategori

  • biaya iklan Shopee Ads

Dalam beberapa kasus, total potongan ini bisa mencapai sekitar 20% dari harga produk.

Jika margin keuntungan produk hanya sekitar 30%, maka setelah dipotong biaya marketplace, keuntungan yang tersisa menjadi sangat kecil.

Belum lagi toko masih harus membayar:

  • gaji karyawan

  • biaya packing

  • biaya operasional gudang

Tidak sedikit penjual yang mengatakan bahwa profit akhirnya menjadi sangat tipis.


Banyak Seller Merasa Harus Iklan Jika Ingin Toko Tetap Hidup

Hal lain yang sering dibicarakan penjual adalah soal ketergantungan pada iklan Shopee Ads.

Beberapa seller merasa bahwa jika mereka tidak menjalankan iklan, produk mereka menjadi sangat sulit ditemukan oleh pembeli.

Akibatnya toko harus terus mengeluarkan biaya iklan agar tetap mendapatkan exposure di marketplace.

Bagi sebagian penjual, kondisi ini terasa seperti lingkaran yang sulit dihindari.

Jika tidak beriklan, toko sepi.

Jika beriklan, biaya operasional semakin tinggi.


Sistem Rating Kurir Juga Menjadi Salah Satu Saran dari Seller

Ada satu ide menarik yang juga sering disampaikan penjual.

Saat ini jika pembeli kecewa dengan proses pengiriman, banyak dari mereka akhirnya memberikan ulasan negatif ke produk atau toko.

Padahal sebenarnya masalahnya mungkin terjadi pada layanan pengiriman.

Karena itu beberapa seller menyarankan agar marketplace menyediakan fitur rating khusus untuk kurir atau layanan pengiriman.

Dengan sistem seperti ini:

  • kurir juga memiliki sistem penilaian

  • kualitas pelayanan kurir bisa meningkat

  • toko tidak selalu menjadi pihak yang disalahkan

Karena tidak semua masalah pengiriman berasal dari toko.


Banyak Penjual Sebenarnya Hanya Ingin Sistem yang Lebih Seimbang

Jika membaca berbagai keluhan penjual, sebenarnya inti masalahnya cukup sederhana.

Sebagian besar seller tidak menolak perlindungan bagi pembeli.

Namun mereka berharap sistem marketplace juga memberikan perlindungan yang adil bagi penjual.

Misalnya dengan:

  • proses banding yang lebih sederhana

  • sistem verifikasi retur yang lebih jelas

  • perlindungan bagi produk custom

  • sistem biaya yang lebih seimbang

Karena pada akhirnya marketplace hanya bisa berkembang jika pembeli dan penjual sama-sama merasa diuntungkan.

Jika salah satu pihak merasa terlalu dirugikan, ekosistem tersebut bisa menjadi tidak sehat dalam jangka panjang.


Sekarang saya ingin mendengar pendapat kamu.

Apakah kamu juga seorang penjual di Shopee?

Apakah kamu pernah mengalami masalah seperti:

  • retur yang merugikan toko

  • potongan biaya yang terlalu besar

  • atau kesulitan bersaing tanpa iklan?

Coba ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.

Semakin banyak seller berbagi pengalaman, semakin besar kemungkinan suara ini bisa didengar dan sistem marketplace ke depan bisa menjadi lebih adil bagi semua pihak.

Komentar

TRENDING UPDATE SHOPEE PALING POPULER

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru Banyak pengguna Shopee mengira voucher hanya muncul di halaman utama atau saat event besar. Padahal ada beberapa trik sederhana yang sering dipakai pembeli berpengalaman untuk mendapatkan voucher tambahan yang tidak selalu terlihat. Menariknya, sebagian voucher tidak muncul otomatis di halaman produk. Voucher ini baru aktif jika pengguna mengakses jalur promo tertentu terlebih dahulu sebelum checkout. Catatan penting: Jika langsung checkout tanpa melewati halaman promo, kemungkinan besar voucher tambahan tidak akan terpasang. Salah satu cara yang jarang disadari adalah mengecek promo berdasarkan toko yang akan dituju terlebih dahulu. Masukkan Nama Toko Shopee Pilih Jenis Voucher Tambahan Voucher Gratis Ongkir Voucher Diskon Belanja Buka Halaman Voucher Tool ini hanya membuka halaman promo Shopee resmi dan tidak menyimpan data pengguna. Setelah membuka ha...

Banyak Voucher Shopee Tidak Muncul Saat Checkout? Ternyata Harus Lakukan Ini Dulu

Banyak pengguna Shopee sering mengalami hal yang sama. Saat melihat produk, ada tulisan diskon, ada tulisan gratis ongkir, bahkan ada promo besar. Tapi ketika masuk ke halaman checkout, voucher yang diharapkan tidak muncul atau tidak bisa digunakan. Akhirnya pembeli merasa tidak ada voucher atau promo tidak berlaku. Padahal sebenarnya seringkali vouchernya ada, hanya saja belum diklaim terlebih dahulu. Di Shopee, sistem voucher memang sedikit berbeda. Tidak semua voucher otomatis muncul saat checkout. Banyak voucher yang harus diklaim dulu dari halaman voucher, halaman promo, Shopee Live, atau halaman campaign tertentu. Setelah voucher diklaim, barulah voucher tersebut bisa digunakan saat checkout. Inilah yang sering membuat banyak pembeli merasa harga checkout tidak sama dengan harga promo yang mereka lihat di awal. Voucher Shopee Sering Tersembunyi di Banyak Halaman Kalau diperhatikan, voucher Shopee sebenarnya tersebar di banyak halaman, tidak hanya di satu tempat saja. Kadang ada v...

Akun Pembeli Tidak Bisa COD Lagi di Shopee? Padahal Tidak Pernah Tolak Pesanan

Masalah ini cukup sering terjadi dan banyak pembeli bingung kenapa tiba-tiba metode COD di Shopee tidak bisa digunakan lagi. Padahal merasa tidak pernah menolak paket, tidak pernah membatalkan pesanan COD, dan sebelumnya masih bisa menggunakan COD seperti biasa. Biasanya ketika checkout, metode COD tiba-tiba tidak muncul atau tidak bisa dipilih. Di situ banyak pembeli mulai berpikir akun mereka bermasalah atau kena blokir. Sebenarnya tidak selalu seperti itu, karena sistem COD di marketplace cukup kompleks dan tidak hanya tergantung pada pembeli saja. COD Itu Bukan Fitur yang Selalu Aktif Untuk Semua Akun dan Semua Toko Banyak yang mengira COD itu fitur tetap seperti transfer bank atau e-wallet. Padahal COD di Shopee sebenarnya tergantung pada beberapa faktor: Riwayat pesanan COD pembeli Riwayat penolakan paket Lokasi pembeli Kurir yang tersedia di daerah tersebut Toko mengaktifkan COD atau tidak Produk bisa COD atau tidak Nilai pesanan Sistem penilaian risiko dari...