Langsung ke konten utama
Memuat waktu...
🔥 Penawaran Voucher Diskon Shopee
Promo & voucher bisa berakhir kapan saja
00 : 00 : 00
LIHAT Voucher Shopee Hari Ini

Jualan di Shopee Makin Lama Makin Berat? Fee Naik, Iklan Wajib, Campaign Wajib, Tapi Tanpa Itu Produk Sepi

Kalau bicara jujur sebagai seller yang sudah cukup lama jualan di Shopee, mungkin banyak yang merasakan hal yang sama. Dulu jualan di marketplace terasa seperti peluang besar. Traffic sudah ada, pembeli sudah ada, kita tinggal upload produk dan belajar sedikit demi sedikit. Tapi semakin lama, sistemnya terasa semakin berat di biaya dan semakin sulit kalau tidak ikut semua program yang ada.

Seller Shopee merasa sistem semakin berat? Fee naik, iklan dan campaign harus diikuti agar produk tetap muncul. Ini realita jualan di marketplace.

Sekarang fee semakin banyak. Ada biaya admin, biaya layanan, biaya pembayaran, biaya gratis ongkir, biaya campaign, biaya iklan. Di atas kertas memang terlihat sederhana, tinggal tidak usah ikut campaign atau matikan iklan kalau tidak mau kena biaya tambahan. Kedengarannya mudah.

Tapi kenyataannya tidak semudah itu.


Waktu Iklan Dimatikan, Exposure Produk Langsung Turun

Banyak seller pasti pernah mencoba ini. Matikan Shopee Ads, berhenti ikut campaign, tidak ikut promo, hanya jualan normal saja. Secara teori harusnya masih bisa jualan seperti biasa, hanya tanpa promo saja.

Tapi yang sering terjadi justru exposure produk langsung turun drastis. Traffic berkurang, produk jarang muncul di pencarian, order turun, toko terasa tiba-tiba sepi. Akhirnya seller seperti dipaksa untuk menyalakan iklan lagi, ikut campaign lagi, ikut gratis ongkir lagi, supaya produk bisa muncul dan tetap ada order.

Di titik ini banyak seller mulai merasa bahwa di marketplace kita bukan lagi hanya bersaing produk dan harga, tapi bersaing di biaya promosi di dalam marketplace itu sendiri.

Dan kalau tidak ikut sistemnya, kita seperti perlahan keluar dari perputaran traffic.


Akhirnya Seller Ikut Semua Program Bukan Karena Mau, Tapi Karena Harus Bertahan

Banyak orang di luar mungkin berpikir seller ikut gratis ongkir, ikut campaign, ikut iklan karena ingin jualan lebih banyak. Itu memang benar, tapi ada satu alasan lain yang lebih besar: survive.

Seller punya:

  • Stok barang
  • Sewa gudang / toko
  • Gaji karyawan
  • Biaya packing
  • Biaya operasional
  • Cashflow yang harus terus berputar

Jadi kadang seller ikut semua program bukan karena margin masih besar, tapi karena butuh cashflow supaya usaha tetap jalan dan karyawan tetap bisa digaji. Ini realita yang jarang dilihat dari luar.

Dari luar mungkin terlihat toko ramai dan order banyak, tapi di belakang layar seller menghitung biaya satu per satu dan mulai bertanya dalam hati: kalau biaya terus naik seperti ini, kita bisa bertahan sampai kapan?


Masalah Retur dan Pengiriman Juga Jadi Beban Tambahan

Belum lagi masalah retur yang kadang cukup menyulitkan seller. Tidak semua pembeli, tapi memang ada pembeli yang iseng order lalu retur barang tanpa alasan yang jelas. Ada juga kasus barang sudah dikirim dengan baik tapi tetap diretur.

Yang lebih membuat seller bingung lagi adalah kasus pengiriman gagal yang langsung diretur dengan alasan pembeli menolak atau pengiriman gagal, padahal kadang pembeli merasa tidak pernah menolak paket. Harusnya sebelum paket langsung diretur, bisa ada komunikasi dulu antara kurir, pembeli, atau penjual supaya tidak langsung retur sepihak.

Karena setiap retur itu bukan hanya soal barang kembali, tapi ada biaya kirim, biaya packing, risiko barang rusak, waktu, tenaga, dan biaya operasional yang tetap berjalan.

Kalau kasus seperti ini sering terjadi, lama-lama cukup berat untuk seller kecil dan menengah.


Marketplace Memang Membantu Banyak Seller, Tapi Semoga Sistemnya Bisa Lebih Fair

Harus diakui marketplace seperti Shopee memang membantu banyak orang bisa mulai usaha tanpa harus punya toko fisik. Banyak seller bisa berkembang, banyak UMKM bisa jalan karena marketplace. Itu tidak bisa dipungkiri.

Tapi semakin lama, banyak seller juga mulai merasa biaya dan sistemnya semakin berat, dan pilihan seller semakin sedikit. Tidak ikut promo sepi, ikut promo margin tipis, tapi tetap harus jalan karena usaha harus tetap hidup.

Mungkin banyak seller yang merasakan hal yang sama tapi tidak tahu harus cerita ke mana. Karena dari luar orang hanya melihat toko ramai dan order banyak, tapi tidak melihat biaya, retur, operasional, dan tekanan untuk tetap menjaga cashflow supaya usaha tetap jalan.


Kalau dipikir-pikir, mungkin bukan cuma satu atau dua seller yang merasakan hal seperti ini. Mungkin cukup banyak yang mengalami hal yang sama tapi jarang dibicarakan. Menarik juga sebenarnya kalau seller lain berbagi pengalaman, apakah merasakan hal yang sama atau punya cara sendiri untuk tetap bertahan di sistem marketplace yang sekarang semakin kompetitif.

Komentar

TRENDING UPDATE SHOPEE PALING POPULER

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru Banyak pengguna Shopee mengira voucher hanya muncul di halaman utama atau saat event besar. Padahal ada beberapa trik sederhana yang sering dipakai pembeli berpengalaman untuk mendapatkan voucher tambahan yang tidak selalu terlihat. Menariknya, sebagian voucher tidak muncul otomatis di halaman produk. Voucher ini baru aktif jika pengguna mengakses jalur promo tertentu terlebih dahulu sebelum checkout. Catatan penting: Jika langsung checkout tanpa melewati halaman promo, kemungkinan besar voucher tambahan tidak akan terpasang. Salah satu cara yang jarang disadari adalah mengecek promo berdasarkan toko yang akan dituju terlebih dahulu. Masukkan Nama Toko Shopee Pilih Jenis Voucher Tambahan Voucher Gratis Ongkir Voucher Diskon Belanja Buka Halaman Voucher Tool ini hanya membuka halaman promo Shopee resmi dan tidak menyimpan data pengguna. Setelah membuka ha...

Banyak Voucher Shopee Tidak Muncul Saat Checkout? Ternyata Harus Lakukan Ini Dulu

Banyak pengguna Shopee sering mengalami hal yang sama. Saat melihat produk, ada tulisan diskon, ada tulisan gratis ongkir, bahkan ada promo besar. Tapi ketika masuk ke halaman checkout, voucher yang diharapkan tidak muncul atau tidak bisa digunakan. Akhirnya pembeli merasa tidak ada voucher atau promo tidak berlaku. Padahal sebenarnya seringkali vouchernya ada, hanya saja belum diklaim terlebih dahulu. Di Shopee, sistem voucher memang sedikit berbeda. Tidak semua voucher otomatis muncul saat checkout. Banyak voucher yang harus diklaim dulu dari halaman voucher, halaman promo, Shopee Live, atau halaman campaign tertentu. Setelah voucher diklaim, barulah voucher tersebut bisa digunakan saat checkout. Inilah yang sering membuat banyak pembeli merasa harga checkout tidak sama dengan harga promo yang mereka lihat di awal. Voucher Shopee Sering Tersembunyi di Banyak Halaman Kalau diperhatikan, voucher Shopee sebenarnya tersebar di banyak halaman, tidak hanya di satu tempat saja. Kadang ada v...

Akun Pembeli Tidak Bisa COD Lagi di Shopee? Padahal Tidak Pernah Tolak Pesanan

Masalah ini cukup sering terjadi dan banyak pembeli bingung kenapa tiba-tiba metode COD di Shopee tidak bisa digunakan lagi. Padahal merasa tidak pernah menolak paket, tidak pernah membatalkan pesanan COD, dan sebelumnya masih bisa menggunakan COD seperti biasa. Biasanya ketika checkout, metode COD tiba-tiba tidak muncul atau tidak bisa dipilih. Di situ banyak pembeli mulai berpikir akun mereka bermasalah atau kena blokir. Sebenarnya tidak selalu seperti itu, karena sistem COD di marketplace cukup kompleks dan tidak hanya tergantung pada pembeli saja. COD Itu Bukan Fitur yang Selalu Aktif Untuk Semua Akun dan Semua Toko Banyak yang mengira COD itu fitur tetap seperti transfer bank atau e-wallet. Padahal COD di Shopee sebenarnya tergantung pada beberapa faktor: Riwayat pesanan COD pembeli Riwayat penolakan paket Lokasi pembeli Kurir yang tersedia di daerah tersebut Toko mengaktifkan COD atau tidak Produk bisa COD atau tidak Nilai pesanan Sistem penilaian risiko dari...