Banyak seller lama biasanya mengatakan hal yang sama: dulu waktu awal Shopee atau marketplace mulai ramai, buka toko baru masih cukup mudah dapat order. Upload produk, kasih harga bersaing, sedikit promosi, biasanya sudah mulai ada penjualan. Tapi sekarang banyak yang merasa buka toko baru jauh lebih sulit. Produk sudah upload, harga sudah murah, foto sudah bagus, tapi order tidak kunjung datang.
Banyak seller baru akhirnya berpikir mereka salah produk atau salah harga, padahal sebenarnya masalahnya bukan di situ saja. Marketplace sekarang sudah sangat berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Dulu Marketplace Masih Sedikit Seller, Sekarang Terlalu Banyak Toko
Perbedaan paling besar antara dulu dan sekarang sebenarnya sederhana: jumlah seller. Dulu yang jualan masih sedikit, produk belum terlalu banyak, kompetitor belum terlalu banyak, dan marketplace masih dalam tahap mencari sebanyak mungkin penjual dan pembeli.
Sekarang kondisinya berbeda. Hampir semua orang bisa buka toko online, supplier mudah ditemukan, import mudah, dan banyak orang menjadikan marketplace sebagai bisnis utama atau sampingan. Akibatnya jumlah produk yang dijual sangat banyak dan persaingan menjadi sangat padat.
Kalau dulu 1 produk mungkin hanya bersaing dengan 20 toko, sekarang bisa bersaing dengan ratusan bahkan ribuan toko.
Marketplace Sekarang Lebih Mengutamakan Toko Yang Sudah Punya Penjualan
Ini hal yang sering tidak disadari seller baru. Marketplace biasanya lebih sering menampilkan produk dari toko yang:
- Sudah punya penjualan
- Sudah punya ulasan
- Rating bagus
- Sering ada order
- Aktif ikut program
- Conversion bagus
- Pengiriman cepat
- Jarang komplain
- Performa toko bagus
Kenapa? Karena marketplace ingin pembeli mendapatkan pengalaman belanja yang baik. Kalau pembeli sering kecewa karena beli dari toko baru yang belum jelas, pembeli bisa kapok belanja di marketplace tersebut.
Jadi dari sisi marketplace, lebih aman menampilkan toko yang sudah terbukti bisa mengirim barang dengan baik dan punya ulasan bagus.
Akibatnya toko baru harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan penjualan pertama.
Sekarang Bukan Hanya Jualan, Tapi Harus Bangun Sistem Toko
Kalau dulu mungkin cukup:
Upload produk → kasih harga → tunggu order
Sekarang biasanya harus:
Upload produk → ikut gratis ongkir → ikut iklan → ikut campaign → optimasi produk → kumpulkan ulasan → jaga performa toko → bangun traffic → bangun conversion → bangun repeat order
Artinya sekarang bukan hanya jualan produk, tapi membangun sistem toko dari nol.
Makanya banyak seller lama bilang bahwa jualan di marketplace sekarang lebih mirip menjalankan bisnis kecil daripada sekadar jualan online.
Toko Lama Punya Keuntungan Besar: Ulasan dan Riwayat Penjualan
Ini salah satu alasan kenapa toko lama lebih mudah jualan. Mereka sudah punya:
- Ulasan banyak
- Produk terjual banyak
- Rating toko tinggi
- Pelanggan lama
- Data penjualan
- Produk sudah pernah muncul di pencarian
- Algoritma sudah mengenal toko mereka
Sedangkan toko baru mulai dari nol. Belum ada ulasan, belum ada penjualan, belum ada data performa. Dari sisi sistem marketplace, toko baru masih belum terbukti.
Jadi wajar kalau toko baru biasanya butuh waktu lebih lama untuk mulai stabil.
Marketplace Sekarang Lebih Mirip Mall Besar Daripada Pasar Kosong
Kalau dulu marketplace seperti pasar baru buka, siapa datang duluan bisa dapat tempat bagus dan pembeli masih sedikit pilihan. Sekarang marketplace lebih seperti mall besar yang sudah penuh toko. Toko baru masih bisa masuk, tapi harus punya strategi supaya orang mau datang dan percaya.
Tidak cukup hanya murah. Harus ada:
- Foto bagus
- Deskripsi jelas
- Gratis ongkir
- Iklan
- Ulasan
- Pelayanan cepat
- Pengiriman cepat
- Tampilan toko rapi
- Produk yang jelas
- Kadang harus promosi di luar marketplace juga
Karena sekarang yang bersaing bukan hanya produk, tapi kepercayaan dan sistem toko.
Jadi Kenapa Sekarang Lebih Sulit Bangun Toko Baru?
Kalau dirangkum, biasanya karena:
- Seller sudah sangat banyak
- Produk sudah sangat banyak
- Kompetitor sudah punya ulasan dan penjualan
- Marketplace lebih memprioritaskan toko yang sudah terbukti
- Harus ikut sistem promo dan iklan
- Harus membangun trust dari nol
- Harus membangun traffic dari nol
- Persaingan harga semakin keras
- Biaya marketplace semakin banyak
- Pembeli semakin pintar memilih toko
Jadi bukan karena toko baru tidak bisa berhasil, tapi karena sekarang membangun toko di marketplace memang butuh strategi, waktu, dan modal yang lebih besar dibanding dulu.
Kalau dipikir-pikir, seller yang mulai dulu seperti datang waktu pasar masih kosong, sedangkan seller sekarang datang waktu pasar sudah penuh dan harus bersaing dari awal. Menarik juga sebenarnya kalau seller lama dan seller baru berbagi pengalaman, apakah memang terasa perbedaannya sejauh itu antara jualan di marketplace dulu dan sekarang.
Komentar
Posting Komentar