Beberapa waktu terakhir saya sering membaca komentar dari pengguna Shopee yang mulai mencoba berjualan sendiri di marketplace ini.
Banyak dari mereka memiliki pertanyaan yang hampir sama.
Mereka sudah membuka toko, sudah mengupload beberapa produk, bahkan sudah mencoba menurunkan harga agar terlihat lebih menarik dibanding toko lain.
Namun setelah menunggu beberapa hari atau bahkan beberapa minggu, ternyata toko masih sepi pembeli.
Bagi seller baru, situasi ini sering membuat bingung.
Ada yang mengira produk mereka kurang menarik, ada juga yang berpikir bahwa Shopee hanya mengutamakan toko besar saja.
Padahal sebenarnya ada beberapa faktor penting yang sering tidak disadari oleh seller pemula saat pertama kali membuka toko di marketplace seperti Shopee.
Toko Baru Biasanya Belum Mendapat Kepercayaan Pembeli
Hal pertama yang perlu dipahami adalah bahwa pembeli di marketplace biasanya sangat memperhatikan kepercayaan terhadap toko.
Ketika pembeli menemukan dua produk yang sama dengan harga yang mirip, mereka hampir selalu memilih toko yang sudah memiliki rating tinggi dan ulasan banyak.
Sementara toko baru biasanya masih memiliki 0 ulasan dan 0 penilaian.
Bukan berarti produk toko baru tidak bagus, tetapi bagi pembeli hal tersebut masih dianggap berisiko.
Karena itu, banyak toko baru membutuhkan waktu untuk membangun reputasi terlebih dahulu.
Foto Produk Sangat Berpengaruh di Marketplace
Banyak seller baru hanya mengupload foto produk seadanya.
Padahal di marketplace seperti Shopee, foto produk adalah hal pertama yang dilihat pembeli sebelum mereka membaca deskripsi atau melihat harga.
Jika foto produk terlihat kurang jelas, terlalu gelap, atau tidak menarik, kemungkinan besar pembeli akan langsung melewati produk tersebut.
Bahkan jika harga yang ditawarkan sebenarnya cukup murah.
Karena itu, foto produk yang jelas dan menarik sering kali jauh lebih penting daripada sekadar menurunkan harga.
Judul Produk Berpengaruh pada Pencarian
Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah judul produk yang terlalu sederhana.
Misalnya hanya menulis:
“Sepatu Wanita”
Padahal di Shopee, sistem pencarian bekerja berdasarkan kata kunci.
Seller yang menulis judul lebih lengkap seperti:
“Sepatu Wanita Sneakers Casual Fashion Wanita Putih Hitam”
biasanya memiliki peluang lebih besar untuk muncul di hasil pencarian.
Hal ini karena sistem Shopee akan membaca kata kunci yang lebih banyak dan relevan dengan apa yang dicari pembeli.
Toko Baru Jarang Menggunakan Fitur Promo
Shopee sebenarnya menyediakan banyak fitur untuk membantu seller menarik pembeli.
Beberapa contoh fitur tersebut antara lain:
Voucher toko
Diskon produk
Gratis ongkir dari program tertentu
Flash sale toko
Namun banyak seller baru belum memanfaatkan fitur ini.
Padahal promo kecil seperti voucher diskon sering kali bisa meningkatkan kemungkinan pembeli mencoba membeli dari toko yang masih baru.
Aktivitas Toko Juga Mempengaruhi Visibilitas
Shopee juga memperhatikan aktivitas toko saat menentukan produk mana yang lebih sering muncul di pencarian.
Toko yang aktif biasanya lebih sering muncul dibanding toko yang jarang diperbarui.
Aktivitas tersebut bisa berupa:
Menambahkan produk baru
Memperbarui stok
Membalas chat pembeli
Mengikuti program promo
Hal-hal sederhana ini ternyata bisa membantu meningkatkan visibilitas toko secara perlahan.
Toko Baru Memang Membutuhkan Waktu
Salah satu hal yang sering dilupakan oleh seller pemula adalah bahwa membangun toko online tidak selalu langsung ramai dalam waktu singkat.
Sebagian besar toko yang saat ini terlihat sukses di Shopee juga memulai dari kondisi yang sama.
Sepi pembeli, sedikit produk, dan belum memiliki ulasan.
Namun seiring waktu, reputasi toko mulai terbentuk dan pembeli mulai percaya.
Karena itu konsistensi sering kali jauh lebih penting daripada hasil cepat di awal.
Sekarang Saya Ingin Mendengar Pengalaman Kamu
Saya penasaran dengan pengalaman kamu yang mungkin pernah mencoba berjualan di Shopee.
Apakah kamu pernah membuka toko tetapi sulit mendapatkan pembeli pertama?
Atau mungkin kamu memiliki pengalaman menarik saat pertama kali mendapatkan pesanan di Shopee?
Coba ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.
Cerita dari pembaca lain sering kali bisa membantu seller pemula memahami bagaimana sebenarnya proses membangun toko di marketplace.
Dan siapa tahu pengalaman kamu juga bisa menjadi bahan pembahasan untuk artikel berikutnya di UpdateShopee.
Komentar
Posting Komentar