Langsung ke konten utama
Memuat waktu...
🔥 Penawaran Voucher Diskon Shopee
Promo & voucher bisa berakhir kapan saja
00 : 00 : 00
LIHAT Voucher Shopee Hari Ini

Kenapa Penghasilan Shopee Bisa Minus Karena Ongkir? Seller Mulai Kaget Saat Melihat Rincian Penghasilan

Ilustrasi penjual Shopee terkejut melihat rincian penghasilan minus karena ongkir pengiriman lebih besar dari harga barang.

Beberapa waktu terakhir saya membaca sebuah keluhan yang cukup mengejutkan dari seorang seller Shopee di komunitas penjual online. Keluhan ini menarik karena masalahnya bukan soal pesanan sepi, bukan juga soal retur barang.

Masalahnya justru muncul setelah pesanan selesai diproses.

Seorang penjual membagikan screenshot rincian penghasilan yang terlihat cukup aneh. Dalam rincian tersebut terlihat bahwa harga produk yang dijual adalah Rp71.000, namun setelah dihitung oleh sistem Shopee, estimasi total penghasilan justru menjadi minus Rp41.730.

Artinya bukan hanya tidak mendapatkan keuntungan, penjual tersebut bahkan terlihat seperti harus menanggung kerugian dari transaksi tersebut.

Hal ini tentu membuat banyak penjual bertanya-tanya.

Bagaimana mungkin menjual barang Rp71.000 tetapi hasil akhirnya malah minus?


Ketika Ongkir Lebih Mahal dari Harga Barang

Jika kita melihat lebih detail pada rincian penghasilan tersebut, ternyata penyebab utamanya ada pada bagian ongkos kirim.

Di rincian terlihat beberapa angka seperti ini:

Subtotal pesanan
Rp71.000

Estimasi subtotal ongkos kirim

  • Rp98.000

Angka ini menunjukkan bahwa biaya pengiriman yang harus dibayarkan ke jasa kirim jauh lebih besar daripada harga barang yang dijual.

Jika diibaratkan sederhana, situasinya seperti ini.

Bayangkan seseorang membeli barang seharga Rp70.000, tetapi biaya untuk mengirim barang tersebut mencapai hampir Rp100.000.

Jika tidak ada subsidi ongkir dari marketplace atau pembeli, maka selisih biaya tersebut bisa saja menjadi tanggungan penjual.


Kenapa Ongkir Bisa Sampai Setinggi Itu

Dalam banyak kasus marketplace, ongkos kirim dihitung berdasarkan beberapa faktor.

Beberapa di antaranya adalah:

  • berat barang

  • volume paket

  • jarak pengiriman

  • wilayah tujuan

  • jenis layanan ekspedisi

Pada screenshot tersebut juga terlihat bahwa pengiriman dilakukan antar pulau, sehingga biaya logistiknya jauh lebih tinggi dibanding pengiriman dalam satu kota atau satu provinsi.

Jika diibaratkan sederhana, mengirim barang antar pulau tentu berbeda dengan mengirim barang antar kecamatan.

Perjalanan paket bisa melibatkan:

  • transportasi darat

  • transportasi laut

  • bahkan transportasi udara

Semua proses ini tentu mempengaruhi biaya pengiriman yang dihitung oleh sistem logistik.


Kenapa Penjual Bisa Terlihat Menanggung Ongkir

Hal yang sering membuat penjual bingung adalah bagian perhitungan ongkir yang terlihat seperti ditanggung oleh penjual.

Padahal sebenarnya sistem marketplace membagi ongkir menjadi beberapa bagian.

Biasanya ongkir bisa berasal dari:

  • pembeli

  • subsidi Shopee

  • potongan promo

  • atau sebagian ditanggung penjual

Jika ongkir yang dihitung oleh jasa kirim jauh lebih tinggi daripada subsidi yang diberikan oleh Shopee atau biaya yang dibayar pembeli, maka selisihnya bisa saja muncul di rincian penghasilan seller.

Karena itu dalam beberapa kasus, penjual bisa melihat angka penghasilan yang terlihat sangat kecil bahkan minus.


Kenapa Seller Sering Tidak Menyadari Risiko Ini

Banyak penjual baru biasanya hanya fokus pada dua hal utama ketika menjual produk.

Harga barang dan keuntungan.

Namun dalam marketplace modern, sebenarnya ada komponen lain yang sangat mempengaruhi hasil akhir transaksi, yaitu biaya logistik.

Jika penjual tidak memperhatikan berat dan volume paket dengan benar, sistem ongkir yang dihitung oleh jasa kirim bisa menjadi jauh lebih tinggi dari perkiraan.

Misalnya:

  • ukuran paket terlalu besar

  • berat volumetrik lebih tinggi dari berat asli

  • atau tujuan pengiriman sangat jauh

Hal-hal seperti ini bisa membuat biaya pengiriman melonjak cukup tinggi.


Kenapa Marketplace Tetap Mengizinkan Pesanan dengan Ongkir Tinggi

Beberapa orang mungkin bertanya, kenapa sistem Shopee tetap memproses pesanan jika ongkirnya sangat mahal.

Jawabannya sebenarnya cukup sederhana.

Marketplace hanya menyediakan sistem transaksi dan pengiriman.

Perhitungan ongkir biasanya mengikuti tarif resmi dari jasa logistik yang bekerja sama dengan platform tersebut.

Karena itu jika pembeli tetap melanjutkan pesanan dengan ongkir tertentu, sistem akan tetap memproses transaksi tersebut sesuai perhitungan biaya yang berlaku.


Sekarang saya ingin mendengar pengalaman kamu.

Apakah kamu pernah mengalami rincian penghasilan Shopee yang tiba-tiba minus karena ongkir terlalu besar?

Atau mungkin pernah melihat perhitungan ongkir yang terasa tidak masuk akal dibanding harga barang?

Coba ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.

Komentar

TRENDING UPDATE SHOPEE PALING POPULER

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru Banyak pengguna Shopee mengira voucher hanya muncul di halaman utama atau saat event besar. Padahal ada beberapa trik sederhana yang sering dipakai pembeli berpengalaman untuk mendapatkan voucher tambahan yang tidak selalu terlihat. Menariknya, sebagian voucher tidak muncul otomatis di halaman produk. Voucher ini baru aktif jika pengguna mengakses jalur promo tertentu terlebih dahulu sebelum checkout. Catatan penting: Jika langsung checkout tanpa melewati halaman promo, kemungkinan besar voucher tambahan tidak akan terpasang. Salah satu cara yang jarang disadari adalah mengecek promo berdasarkan toko yang akan dituju terlebih dahulu. Masukkan Nama Toko Shopee Pilih Jenis Voucher Tambahan Voucher Gratis Ongkir Voucher Diskon Belanja Buka Halaman Voucher Tool ini hanya membuka halaman promo Shopee resmi dan tidak menyimpan data pengguna. Setelah membuka ha...

Banyak Voucher Shopee Tidak Muncul Saat Checkout? Ternyata Harus Lakukan Ini Dulu

Banyak pengguna Shopee sering mengalami hal yang sama. Saat melihat produk, ada tulisan diskon, ada tulisan gratis ongkir, bahkan ada promo besar. Tapi ketika masuk ke halaman checkout, voucher yang diharapkan tidak muncul atau tidak bisa digunakan. Akhirnya pembeli merasa tidak ada voucher atau promo tidak berlaku. Padahal sebenarnya seringkali vouchernya ada, hanya saja belum diklaim terlebih dahulu. Di Shopee, sistem voucher memang sedikit berbeda. Tidak semua voucher otomatis muncul saat checkout. Banyak voucher yang harus diklaim dulu dari halaman voucher, halaman promo, Shopee Live, atau halaman campaign tertentu. Setelah voucher diklaim, barulah voucher tersebut bisa digunakan saat checkout. Inilah yang sering membuat banyak pembeli merasa harga checkout tidak sama dengan harga promo yang mereka lihat di awal. Voucher Shopee Sering Tersembunyi di Banyak Halaman Kalau diperhatikan, voucher Shopee sebenarnya tersebar di banyak halaman, tidak hanya di satu tempat saja. Kadang ada v...

Akun Pembeli Tidak Bisa COD Lagi di Shopee? Padahal Tidak Pernah Tolak Pesanan

Masalah ini cukup sering terjadi dan banyak pembeli bingung kenapa tiba-tiba metode COD di Shopee tidak bisa digunakan lagi. Padahal merasa tidak pernah menolak paket, tidak pernah membatalkan pesanan COD, dan sebelumnya masih bisa menggunakan COD seperti biasa. Biasanya ketika checkout, metode COD tiba-tiba tidak muncul atau tidak bisa dipilih. Di situ banyak pembeli mulai berpikir akun mereka bermasalah atau kena blokir. Sebenarnya tidak selalu seperti itu, karena sistem COD di marketplace cukup kompleks dan tidak hanya tergantung pada pembeli saja. COD Itu Bukan Fitur yang Selalu Aktif Untuk Semua Akun dan Semua Toko Banyak yang mengira COD itu fitur tetap seperti transfer bank atau e-wallet. Padahal COD di Shopee sebenarnya tergantung pada beberapa faktor: Riwayat pesanan COD pembeli Riwayat penolakan paket Lokasi pembeli Kurir yang tersedia di daerah tersebut Toko mengaktifkan COD atau tidak Produk bisa COD atau tidak Nilai pesanan Sistem penilaian risiko dari...