Beberapa waktu terakhir saya membaca sebuah cerita menarik dari seorang seller di komunitas penjual Shopee. Ia membagikan screenshot performa iklan tokonya yang terlihat cukup bagus jika dilihat sekilas.
Di dashboard iklan terlihat beberapa angka yang cukup menarik.
Iklan dilihat sekitar 55 ribu kali, jumlah klik mencapai 1.500 klik, dan nilai ROAS sekitar 2,97. Bahkan dari data tersebut terlihat bahwa penjualan dari iklan mencapai sekitar Rp3,4 juta.
Namun yang membuat seller tersebut merasa heran adalah satu hal.
Meskipun angka iklannya terlihat lumayan, penjualan yang terjadi ternyata hanya sekitar 23 pesanan.
Hal ini membuat seller tersebut merasa bahwa biaya iklan yang dikeluarkan terasa cukup besar dibandingkan jumlah produk yang benar-benar terjual.
Situasi seperti ini ternyata cukup sering dialami oleh seller yang mulai mencoba fitur Iklan Shopee.
Kenapa Angka Iklan Terlihat Bagus Tapi Penjualan Tidak Banyak
Bagi seller yang baru belajar menggunakan iklan marketplace, dashboard iklan sering terlihat cukup membingungkan.
Karena ada banyak angka yang muncul seperti:
-
jumlah impresi (iklan dilihat)
-
jumlah klik
-
persentase klik
-
biaya iklan
-
ROAS
Sekilas angka-angka ini terlihat seperti menunjukkan performa yang baik.
Namun sebenarnya setiap angka memiliki arti yang berbeda.
Sebagai contoh sederhana.
Jika sebuah iklan dilihat 55 ribu kali, itu berarti produk tersebut muncul di layar pengguna sebanyak itu.
Namun dilihat belum tentu berarti orang benar-benar tertarik membeli.
Ketika Banyak Orang Klik Tapi Belum Tentu Membeli
Angka berikutnya yang sering membuat seller bingung adalah jumlah klik.
Dalam contoh tadi terlihat bahwa iklan mendapatkan sekitar 1.500 klik.
Ini berarti ada 1.500 orang yang tertarik membuka halaman produk tersebut.
Namun klik tidak selalu berarti pembelian.
Jika diibaratkan sederhana, ini seperti orang yang masuk ke toko di mall.
Banyak orang mungkin masuk hanya untuk melihat-lihat produk.
Sebagian mungkin hanya membandingkan harga.
Sebagian lagi mungkin hanya penasaran dengan produk yang muncul di iklan.
Dari semua orang yang masuk ke toko, biasanya hanya sebagian kecil yang benar-benar melakukan pembelian.
Hal yang sama juga terjadi dalam iklan marketplace.
Apa Sebenarnya Arti Angka ROAS
Banyak seller juga sering fokus pada angka ROAS.
ROAS adalah singkatan dari Return On Ad Spend, yaitu perbandingan antara pendapatan dari iklan dengan biaya iklan yang dikeluarkan.
Dalam screenshot tadi terlihat bahwa ROAS berada di angka 2,97.
Artinya setiap Rp1 yang digunakan untuk iklan menghasilkan sekitar Rp2,97 dari penjualan.
Jika dilihat dari sudut pandang iklan digital, angka ini sebenarnya tidak terlalu buruk.
Namun angka ROAS yang terlihat bagus belum tentu berarti penjualan akan terasa besar bagi seller.
Karena hasil akhir tetap bergantung pada beberapa faktor lain seperti:
-
harga produk
-
margin keuntungan
-
jumlah pesanan yang terjadi
Kenapa Iklan Bisa Menghabiskan Banyak Biaya
Hal lain yang sering terjadi adalah biaya iklan bisa terasa cepat habis.
Dalam contoh dashboard tersebut terlihat bahwa biaya iklan mencapai sekitar Rp1,2 juta.
Jika produk yang dijual memiliki margin keuntungan kecil, maka biaya iklan sebesar ini bisa terasa cukup berat bagi seller.
Apalagi jika jumlah pesanan yang terjadi tidak terlalu banyak.
Karena itu banyak seller akhirnya mulai belajar untuk lebih selektif dalam menjalankan iklan.
Misalnya dengan:
-
fokus pada produk yang paling laris
-
mematikan iklan pada produk yang tidak menghasilkan penjualan
-
atau mengatur anggaran iklan harian
Kenapa Banyak Seller Perlu Waktu untuk Memahami Sistem Iklan
Sistem iklan marketplace sebenarnya tidak jauh berbeda dengan iklan di platform lain.
Butuh waktu untuk memahami bagaimana cara kerjanya.
Banyak seller baru berharap bahwa begitu iklan dinyalakan, penjualan akan langsung melonjak.
Namun dalam praktiknya, iklan lebih berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan visibilitas produk.
Artinya iklan membantu produk lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.
Namun keputusan membeli tetap bergantung pada banyak faktor lain seperti:
-
harga produk
-
kualitas foto
-
ulasan pembeli
-
reputasi toko
Sekarang saya ingin mendengar pengalaman kamu.
Apakah kamu pernah menjalankan iklan Shopee tetapi merasa ROAS terlihat bagus sementara penjualan tidak terlalu banyak?
Atau mungkin kamu punya strategi tertentu untuk membuat iklan Shopee lebih efektif?
Coba ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.
Komentar
Posting Komentar