Langsung ke konten utama
Memuat waktu...
🔥 Penawaran Voucher Diskon Shopee
Promo & voucher bisa berakhir kapan saja
00 : 00 : 00
LIHAT Voucher Shopee Hari Ini

ROAS Iklan Shopee ? Banyak Seller Mulai Bingung dengan Angka Iklan Ini

 Beberapa waktu terakhir saya membaca sebuah cerita menarik dari seorang seller di komunitas penjual Shopee. Ia membagikan screenshot performa iklan tokonya yang terlihat cukup bagus jika dilihat sekilas.

Di dashboard iklan terlihat beberapa angka yang cukup menarik.

Iklan dilihat sekitar 55 ribu kali, jumlah klik mencapai 1.500 klik, dan nilai ROAS sekitar 2,97. Bahkan dari data tersebut terlihat bahwa penjualan dari iklan mencapai sekitar Rp3,4 juta.

Namun yang membuat seller tersebut merasa heran adalah satu hal.

Meskipun angka iklannya terlihat lumayan, penjualan yang terjadi ternyata hanya sekitar 23 pesanan.

Hal ini membuat seller tersebut merasa bahwa biaya iklan yang dikeluarkan terasa cukup besar dibandingkan jumlah produk yang benar-benar terjual.

Situasi seperti ini ternyata cukup sering dialami oleh seller yang mulai mencoba fitur Iklan Shopee.


Kenapa Angka Iklan Terlihat Bagus Tapi Penjualan Tidak Banyak

Bagi seller yang baru belajar menggunakan iklan marketplace, dashboard iklan sering terlihat cukup membingungkan.

Karena ada banyak angka yang muncul seperti:

  • jumlah impresi (iklan dilihat)

  • jumlah klik

  • persentase klik

  • biaya iklan

  • ROAS

Sekilas angka-angka ini terlihat seperti menunjukkan performa yang baik.

Namun sebenarnya setiap angka memiliki arti yang berbeda.

Sebagai contoh sederhana.

Jika sebuah iklan dilihat 55 ribu kali, itu berarti produk tersebut muncul di layar pengguna sebanyak itu.

Namun dilihat belum tentu berarti orang benar-benar tertarik membeli.


Ketika Banyak Orang Klik Tapi Belum Tentu Membeli

Angka berikutnya yang sering membuat seller bingung adalah jumlah klik.

Dalam contoh tadi terlihat bahwa iklan mendapatkan sekitar 1.500 klik.

Ini berarti ada 1.500 orang yang tertarik membuka halaman produk tersebut.

Namun klik tidak selalu berarti pembelian.

Jika diibaratkan sederhana, ini seperti orang yang masuk ke toko di mall.

Banyak orang mungkin masuk hanya untuk melihat-lihat produk.

Sebagian mungkin hanya membandingkan harga.

Sebagian lagi mungkin hanya penasaran dengan produk yang muncul di iklan.

Dari semua orang yang masuk ke toko, biasanya hanya sebagian kecil yang benar-benar melakukan pembelian.

Hal yang sama juga terjadi dalam iklan marketplace.


Apa Sebenarnya Arti Angka ROAS

Banyak seller juga sering fokus pada angka ROAS.

ROAS adalah singkatan dari Return On Ad Spend, yaitu perbandingan antara pendapatan dari iklan dengan biaya iklan yang dikeluarkan.

Dalam screenshot tadi terlihat bahwa ROAS berada di angka 2,97.

Artinya setiap Rp1 yang digunakan untuk iklan menghasilkan sekitar Rp2,97 dari penjualan.

Jika dilihat dari sudut pandang iklan digital, angka ini sebenarnya tidak terlalu buruk.

Namun angka ROAS yang terlihat bagus belum tentu berarti penjualan akan terasa besar bagi seller.

Karena hasil akhir tetap bergantung pada beberapa faktor lain seperti:

  • harga produk

  • margin keuntungan

  • jumlah pesanan yang terjadi


Kenapa Iklan Bisa Menghabiskan Banyak Biaya

Hal lain yang sering terjadi adalah biaya iklan bisa terasa cepat habis.

Dalam contoh dashboard tersebut terlihat bahwa biaya iklan mencapai sekitar Rp1,2 juta.

Jika produk yang dijual memiliki margin keuntungan kecil, maka biaya iklan sebesar ini bisa terasa cukup berat bagi seller.

Ilustrasi seller Shopee bingung melihat ROAS iklan tinggi tetapi jumlah penjualan dari iklan tetap sedikit.

Apalagi jika jumlah pesanan yang terjadi tidak terlalu banyak.

Karena itu banyak seller akhirnya mulai belajar untuk lebih selektif dalam menjalankan iklan.

Misalnya dengan:

  • fokus pada produk yang paling laris

  • mematikan iklan pada produk yang tidak menghasilkan penjualan

  • atau mengatur anggaran iklan harian


Kenapa Banyak Seller Perlu Waktu untuk Memahami Sistem Iklan

Sistem iklan marketplace sebenarnya tidak jauh berbeda dengan iklan di platform lain.

Butuh waktu untuk memahami bagaimana cara kerjanya.

Banyak seller baru berharap bahwa begitu iklan dinyalakan, penjualan akan langsung melonjak.

Namun dalam praktiknya, iklan lebih berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan visibilitas produk.

Artinya iklan membantu produk lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.

Namun keputusan membeli tetap bergantung pada banyak faktor lain seperti:

  • harga produk

  • kualitas foto

  • ulasan pembeli

  • reputasi toko


Sekarang saya ingin mendengar pengalaman kamu.

Apakah kamu pernah menjalankan iklan Shopee tetapi merasa ROAS terlihat bagus sementara penjualan tidak terlalu banyak?

Atau mungkin kamu punya strategi tertentu untuk membuat iklan Shopee lebih efektif?

Coba ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.

Komentar

TRENDING UPDATE SHOPEE PALING POPULER

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru Banyak pengguna Shopee mengira voucher hanya muncul di halaman utama atau saat event besar. Padahal ada beberapa trik sederhana yang sering dipakai pembeli berpengalaman untuk mendapatkan voucher tambahan yang tidak selalu terlihat. Menariknya, sebagian voucher tidak muncul otomatis di halaman produk. Voucher ini baru aktif jika pengguna mengakses jalur promo tertentu terlebih dahulu sebelum checkout. Catatan penting: Jika langsung checkout tanpa melewati halaman promo, kemungkinan besar voucher tambahan tidak akan terpasang. Salah satu cara yang jarang disadari adalah mengecek promo berdasarkan toko yang akan dituju terlebih dahulu. Masukkan Nama Toko Shopee Pilih Jenis Voucher Tambahan Voucher Gratis Ongkir Voucher Diskon Belanja Buka Halaman Voucher Tool ini hanya membuka halaman promo Shopee resmi dan tidak menyimpan data pengguna. Setelah membuka ha...

Banyak Voucher Shopee Tidak Muncul Saat Checkout? Ternyata Harus Lakukan Ini Dulu

Banyak pengguna Shopee sering mengalami hal yang sama. Saat melihat produk, ada tulisan diskon, ada tulisan gratis ongkir, bahkan ada promo besar. Tapi ketika masuk ke halaman checkout, voucher yang diharapkan tidak muncul atau tidak bisa digunakan. Akhirnya pembeli merasa tidak ada voucher atau promo tidak berlaku. Padahal sebenarnya seringkali vouchernya ada, hanya saja belum diklaim terlebih dahulu. Di Shopee, sistem voucher memang sedikit berbeda. Tidak semua voucher otomatis muncul saat checkout. Banyak voucher yang harus diklaim dulu dari halaman voucher, halaman promo, Shopee Live, atau halaman campaign tertentu. Setelah voucher diklaim, barulah voucher tersebut bisa digunakan saat checkout. Inilah yang sering membuat banyak pembeli merasa harga checkout tidak sama dengan harga promo yang mereka lihat di awal. Voucher Shopee Sering Tersembunyi di Banyak Halaman Kalau diperhatikan, voucher Shopee sebenarnya tersebar di banyak halaman, tidak hanya di satu tempat saja. Kadang ada v...

Akun Pembeli Tidak Bisa COD Lagi di Shopee? Padahal Tidak Pernah Tolak Pesanan

Masalah ini cukup sering terjadi dan banyak pembeli bingung kenapa tiba-tiba metode COD di Shopee tidak bisa digunakan lagi. Padahal merasa tidak pernah menolak paket, tidak pernah membatalkan pesanan COD, dan sebelumnya masih bisa menggunakan COD seperti biasa. Biasanya ketika checkout, metode COD tiba-tiba tidak muncul atau tidak bisa dipilih. Di situ banyak pembeli mulai berpikir akun mereka bermasalah atau kena blokir. Sebenarnya tidak selalu seperti itu, karena sistem COD di marketplace cukup kompleks dan tidak hanya tergantung pada pembeli saja. COD Itu Bukan Fitur yang Selalu Aktif Untuk Semua Akun dan Semua Toko Banyak yang mengira COD itu fitur tetap seperti transfer bank atau e-wallet. Padahal COD di Shopee sebenarnya tergantung pada beberapa faktor: Riwayat pesanan COD pembeli Riwayat penolakan paket Lokasi pembeli Kurir yang tersedia di daerah tersebut Toko mengaktifkan COD atau tidak Produk bisa COD atau tidak Nilai pesanan Sistem penilaian risiko dari...