Langsung ke konten utama
Memuat waktu...
🔥 Penawaran Voucher Diskon Shopee
Promo & voucher bisa berakhir kapan saja
00 : 00 : 00
LIHAT Voucher Shopee Hari Ini

Iklan Shopee Jalan Terus Tapi Tidak Laku? Ini yang Bikin Seller Rugi Tanpa Sadar

 Beberapa waktu terakhir saya mulai sering melihat dan jujur saja, ini juga pernah saya alami sendiri iklan Shopee jalan terus, saldo iklan kepotong, traffic masuk… tapi order tidak sebanding. Bahkan ada momen dimana angka klik terlihat “hidup”, tapi hasilnya nihil. Di titik itu rasanya bingung, karena secara logika kita sudah bayar untuk dapat pembeli, tapi kok tidak terjadi transaksi.

Awalnya kelihatan sederhana. Tinggal aktifkan iklan, set budget, pilih produk… selesai. Tapi setelah dijalani cukup lama, baru terasa kalau sistem ini tidak sesederhana itu. Ada banyak faktor yang bekerja di belakang layar, dan kalau tidak dipahami, iklan justru bisa jadi “penguras biaya” tanpa hasil yang jelas.

dashboard iklan shopee roas tinggi biaya besar tapi order tidak maksimal penjelasan lengkap


Kenapa Ini Terjadi?

Kalau kita tarik ke belakang, sistem iklan Shopee dulu itu lebih manual. Kita main di kata kunci, bid, dan optimasi sendiri. Mau dapat traffic, kita harus ngerti sendiri pola pencarian pembeli. Tidak semua seller bisa jalan di situ, karena memang butuh pengalaman dan waktu untuk trial-error.

Masuk ke sistem baru (sekitar perubahan besar di 2025), Shopee mulai memperkenalkan model seperti GMV Max dan optimasi otomatis berbasis target ROAS. Di sini kelihatannya jadi lebih mudah—kita tinggal pilih target ROAS, tentukan budget, pilih produk, lalu sistem yang bekerja. Secara konsep, ini memang membantu, terutama buat seller yang tidak mau ribet setting manual.

Tapi yang sering tidak disadari, sistem ini bukan “tombol ajaib”. Sistem hanya bekerja berdasarkan data yang ada. Kalau datanya belum kuat, atau produknya belum siap, sistem akan tetap jalan… tapi tidak optimal. Di sinilah banyak yang merasa “iklan tidak menghasilkan”.


Apa Itu ROAS dan Kenapa Banyak yang Salah Paham?

Banyak yang langsung set angka tanpa benar-benar paham artinya.
ROAS (Return on Ad Spend) itu sederhana:

👉 berapa pendapatan yang kamu dapat dari setiap 1 rupiah biaya iklan

Contoh:

  • kamu keluar Rp100.000 untuk iklan

  • dapat penjualan Rp2.000.000

👉 berarti ROAS kamu = 20

Masalahnya, banyak seller:

  • set ROAS tinggi tanpa data

  • berharap langsung untung besar

  • padahal sistem belum punya cukup “bahan” untuk bekerja

Kalau kamu set ROAS terlalu tinggi, sistem akan jadi sangat selektif mencari pembeli. Akibatnya:
👉 iklan bisa jalan sangat pelan, bahkan seperti tidak jalan sama sekali

Sebaliknya kalau terlalu rendah:
👉 traffic deras, tapi biaya bisa jebol kalau margin tidak kuat


Di Sini Letak Masalahnya

Banyak yang mengira:

👉 iklan = pasti dapat order

Padahal kenyataannya:

👉 iklan = hanya mendatangkan orang

Apakah orang itu beli atau tidak, itu tergantung faktor lain.

Ini yang sering tidak disadari.
Iklan bukan penentu utama penjualan. Iklan hanya membuka pintu. Yang menentukan orang masuk atau tidak, itu adalah kualitas produk dan tampilan toko kamu.


Faktor yang Menentukan Iklan Bisa Menghasilkan atau Tidak

Di sini kita masuk ke bagian yang paling penting. Karena sistem Shopee tidak bekerja sendirian. Dia “menilai” produk kamu sebelum memutuskan seberapa jauh iklan akan didorong.

Pertama, riwayat produk. Produk yang sudah pernah laku tanpa iklan biasanya jauh lebih mudah di-scale. Sistem sudah punya data: siapa yang beli, dari mana, dan pola perilakunya. Jadi ketika kamu pasang iklan, sistem tinggal memperluas jangkauan.

Berbeda dengan produk baru yang belum pernah laku. Sistem seperti “meraba dalam gelap”. Dia tetap jalan, tapi tidak punya arah yang jelas. Di kondisi ini, target kamu bukan langsung profit, tapi mengumpulkan data dulu.

Kedua, review dan kepercayaan. Pembeli di Shopee itu sangat bergantung pada review. Mau iklan kamu muncul di mana pun, kalau produk kamu terlihat “tidak meyakinkan”, orang tetap tidak akan beli. Di sinilah sering terjadi: klik banyak, tapi conversion rendah.

Ketiga, harga dan kompetisi. Sistem Shopee membandingkan produk kamu dengan kompetitor. Kalau harga kamu tidak kompetitif, atau value yang ditawarkan kalah, iklan tetap jalan… tapi tidak konversi.

Keempat, tampilan produk (foto & deskripsi). Ini sering diremehkan. Padahal ini yang menentukan keputusan pembeli dalam beberapa detik pertama. Iklan hanya membawa mereka masuk. Tapi tampilan produk yang menentukan mereka lanjut atau keluar.


Yang Sering Tidak Disadari Seller

Banyak yang langsung mengiklankan semua produk. Ini salah satu kesalahan paling umum.

Dari pengalaman saya, jauh lebih efektif fokus ke:
👉 produk yang sudah terbukti laku
👉 produk dengan margin tinggi (30–50% ke atas)

Kenapa?

Karena Shopee bukan cuma biaya iklan. Ada:

  • biaya admin

  • biaya layanan

  • biaya operasional

  • risiko retur

Kalau margin tipis, sedikit saja salah hitung:
👉 iklan jalan, order masuk, tapi sebenarnya kamu rugi

Ini yang sering tidak terasa di awal.


Kenapa Kadang Malah Jadi “Boncos”?

Ini yang paling sering bikin frustrasi.

Kamu dapat order, tapi:

  • ada retur

  • barang rusak

  • packing ulang

  • waktu dan tenaga terbuang

Artinya kamu sudah bayar iklan di depan, tapi hasil akhirnya tidak sesuai.

Kalau produk kamu punya risiko tinggi (mudah rusak, sering komplain), saya pribadi tidak menyarankan untuk diiklankan agresif. Karena kamu bisa rugi dua kali:
👉 rugi biaya iklan
👉 rugi operasional


Di Balik Sistem yang Jarang Dibahas

Shopee itu sebenarnya bekerja seperti sistem distribusi traffic.

Dia akan:

  • tes produk kamu

  • lihat performa awal

  • baru kemudian dorong lebih jauh

Kalau performa awal jelek (klik tapi tidak beli), sistem akan “mengurangi kepercayaan” ke produk kamu. Akibatnya:
👉 iklan tetap aktif, tapi tidak maksimal

Ini kenapa kadang orang merasa:
👉 “iklan saya kayak ditahan”

Padahal sebenarnya sistem sedang menyesuaikan.


Jadi Harus Gimana?

Dari pengalaman saya, pendekatannya bukan langsung “jualan besar”.

Untuk produk baru:
👉 fokus ke traffic dulu
👉 kumpulkan data
👉 jangan berharap langsung profit

Untuk produk yang sudah laku:
👉 baru di-scale dengan budget lebih besar
👉 gunakan ROAS sesuai target profit

Dan yang paling penting:

👉 jangan iklankan semua produk

Pilih yang:

  • sudah terbukti

  • margin aman

  • risiko rendah


Satu Hal yang Sering Dilupakan

Kadang kita terlalu fokus ke angka iklan:

  • klik

  • ROAS

  • biaya

Tapi lupa satu hal:

👉 apakah kita siap kalau order naik drastis?

Kalau tidak siap:

  • pengiriman terlambat

  • stok habis

  • pesanan dibatalkan

Ini justru lebih berbahaya.

Karena:
👉 performa toko bisa turun
👉 penalti bisa muncul
👉 kepercayaan pembeli rusak

Dan semua itu dimulai dari… iklan.


Penutup yang Jujur

Iklan Shopee itu bukan alat untuk “memaksa laku”.
Iklan itu alat untuk memperbesar sesuatu yang sudah bekerja.

Kalau produknya sudah kuat:
👉 iklan akan mempercepat

Kalau produknya belum siap:
👉 iklan justru memperbesar masalah

Di situ saya mulai paham, bahwa masalahnya bukan di iklannya…
tapi di kesiapan sistem kita sebagai seller.

Komentar

TRENDING UPDATE SHOPEE PALING POPULER

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru

Trik & Rahasia Dapat Voucher Tambahan Gratis Ongkir atau Diskon Shopee Terbaru Banyak pengguna Shopee mengira voucher hanya muncul di halaman utama atau saat event besar. Padahal ada beberapa trik sederhana yang sering dipakai pembeli berpengalaman untuk mendapatkan voucher tambahan yang tidak selalu terlihat. Menariknya, sebagian voucher tidak muncul otomatis di halaman produk. Voucher ini baru aktif jika pengguna mengakses jalur promo tertentu terlebih dahulu sebelum checkout. Catatan penting: Jika langsung checkout tanpa melewati halaman promo, kemungkinan besar voucher tambahan tidak akan terpasang. Salah satu cara yang jarang disadari adalah mengecek promo berdasarkan toko yang akan dituju terlebih dahulu. Masukkan Nama Toko Shopee Pilih Jenis Voucher Tambahan Voucher Gratis Ongkir Voucher Diskon Belanja Buka Halaman Voucher Tool ini hanya membuka halaman promo Shopee resmi dan tidak menyimpan data pengguna. Setelah membuka ha...

Banyak Voucher Shopee Tidak Muncul Saat Checkout? Ternyata Harus Lakukan Ini Dulu

Banyak pengguna Shopee sering mengalami hal yang sama. Saat melihat produk, ada tulisan diskon, ada tulisan gratis ongkir, bahkan ada promo besar. Tapi ketika masuk ke halaman checkout, voucher yang diharapkan tidak muncul atau tidak bisa digunakan. Akhirnya pembeli merasa tidak ada voucher atau promo tidak berlaku. Padahal sebenarnya seringkali vouchernya ada, hanya saja belum diklaim terlebih dahulu. Di Shopee, sistem voucher memang sedikit berbeda. Tidak semua voucher otomatis muncul saat checkout. Banyak voucher yang harus diklaim dulu dari halaman voucher, halaman promo, Shopee Live, atau halaman campaign tertentu. Setelah voucher diklaim, barulah voucher tersebut bisa digunakan saat checkout. Inilah yang sering membuat banyak pembeli merasa harga checkout tidak sama dengan harga promo yang mereka lihat di awal. Voucher Shopee Sering Tersembunyi di Banyak Halaman Kalau diperhatikan, voucher Shopee sebenarnya tersebar di banyak halaman, tidak hanya di satu tempat saja. Kadang ada v...

Akun Pembeli Tidak Bisa COD Lagi di Shopee? Padahal Tidak Pernah Tolak Pesanan

Masalah ini cukup sering terjadi dan banyak pembeli bingung kenapa tiba-tiba metode COD di Shopee tidak bisa digunakan lagi. Padahal merasa tidak pernah menolak paket, tidak pernah membatalkan pesanan COD, dan sebelumnya masih bisa menggunakan COD seperti biasa. Biasanya ketika checkout, metode COD tiba-tiba tidak muncul atau tidak bisa dipilih. Di situ banyak pembeli mulai berpikir akun mereka bermasalah atau kena blokir. Sebenarnya tidak selalu seperti itu, karena sistem COD di marketplace cukup kompleks dan tidak hanya tergantung pada pembeli saja. COD Itu Bukan Fitur yang Selalu Aktif Untuk Semua Akun dan Semua Toko Banyak yang mengira COD itu fitur tetap seperti transfer bank atau e-wallet. Padahal COD di Shopee sebenarnya tergantung pada beberapa faktor: Riwayat pesanan COD pembeli Riwayat penolakan paket Lokasi pembeli Kurir yang tersedia di daerah tersebut Toko mengaktifkan COD atau tidak Produk bisa COD atau tidak Nilai pesanan Sistem penilaian risiko dari...