Banyak seller sebenarnya sudah sadar bahwa ikut Gratis Ongkir itu ada biayanya. Masalahnya bukan di ikut atau tidak ikut, tapi di bagaimana mengatur harga supaya tidak rugi setelah semua potongan Shopee. Karena kalau harga tidak disesuaikan, order memang bisa naik, tapi margin bisa hilang pelan-pelan tanpa disadari.
Yang sering terjadi justru seller ikut Gratis Ongkir tapi harga masih pakai harga lama, akhirnya setiap order seperti ada potongan tambahan yang tidak terasa di awal, tapi terasa di akhir bulan saat menghitung keuntungan.
Di sinilah strategi harga jadi sangat penting.
Banyak Seller Takut Naikkan Harga Karena Takut Tidak Laku
Ini dilema paling umum. Seller tahu biaya bertambah, tapi takut menaikkan harga karena takut kalah saing. Akhirnya harga ditahan, margin dikorbankan. Order tetap ada, tapi keuntungan makin tipis.
Padahal di marketplace, pembeli sebenarnya tidak selalu mencari harga paling murah, tapi mencari harga yang masih masuk akal dengan ongkir murah, toko terpercaya, dan produk jelas. Jadi kadang menaikkan harga sedikit tidak selalu membuat produk langsung sepi, selama masih di range harga pasar.
Masalahnya biasanya seller langsung menaikkan harga terlalu tinggi atau justru tidak menaikkan sama sekali. Padahal strategi harga di marketplace biasanya tidak ekstrem, tapi naik pelan dan dihitung.
Cara Paling Aman Bukan Langsung Naikkan Harga Besar, Tapi Naikkan Bertahap
Strategi yang sering dipakai seller lama biasanya bukan langsung menaikkan harga jauh, tapi menaikkan sedikit demi sedikit sambil melihat apakah penjualan turun atau tidak.
Misalnya:
- Naikkan 500
- Naikkan 1.000
- Naikkan 2.000
- Lihat apakah order berubah
- Lihat kompetitor
- Lihat conversion
Karena di marketplace ada titik harga yang masih dianggap normal oleh pembeli. Selama masih di titik itu, biasanya penjualan tidak turun drastis.
Yang berbahaya justru harga terlalu murah. Karena ketika harga terlalu murah, margin kecil, lalu ikut Gratis Ongkir dan iklan, akhirnya seller bekerja keras tapi keuntungan sangat kecil.
Jangan Hanya Naikkan Harga, Tapi Ubah Struktur Produk
Strategi lain yang sering dipakai adalah bukan hanya menaikkan harga, tapi mengubah cara menjual produk. Misalnya:
- Bundling produk
- Paket hemat
- Beli 2 lebih murah
- Variasi ukuran
- Variasi paket
- Tambah bonus kecil
- Naikkan harga tapi tambah value
Karena kalau hanya menjual satuan dan perang harga, biasanya akan capek sendiri. Tapi kalau sudah pakai bundling atau paket, harga jadi lebih fleksibel dan tidak terlalu mudah dibandingkan langsung dengan kompetitor.
Ini salah satu cara supaya bisa tetap ikut Gratis Ongkir tapi margin masih bisa dijaga.
Seller Lama Biasanya Sudah Menghitung “Harga Marketplace”, Bukan Harga Normal
Ini yang biasanya membedakan seller baru dan seller lama. Seller lama biasanya sudah punya dua harga di kepala:
- Harga normal
- Harga marketplace
Karena harga jual di marketplace memang tidak bisa disamakan dengan jual langsung atau jual offline. Di marketplace harus sudah dihitung:
- Fee admin
- Fee layanan
- Gratis ongkir
- Risiko retur
- Packing
- Iklan
- Diskon
- Campaign
Jadi harga yang terlihat di marketplace sebenarnya sudah harga yang menyesuaikan dengan sistem marketplace, bukan harga barang saja.
Kalau tidak dihitung seperti ini, biasanya seller merasa marketplace mahal, padahal sebenarnya masalahnya di perhitungan harga dari awal.
Yang Paling Berbahaya Bukan Harga Mahal, Tapi Tidak Tahu Margin
Di marketplace, masalah terbesar biasanya bukan karena harga terlalu mahal, tapi karena seller tidak benar-benar tahu margin bersih setelah semua biaya. Banyak yang hanya melihat order banyak dan omzet naik, tapi tidak benar-benar menghitung keuntungan bersih setelah semua potongan.
Padahal yang paling penting bukan omzet, tapi margin bersih dan cashflow. Karena bisnis bisa tetap jalan bukan karena order banyak, tapi karena margin masih sehat dan uang masih berputar.
Kalau dipikir-pikir, hampir semua seller pasti pernah ada di fase ini. Bingung harus menaikkan harga atau tidak, takut tidak laku kalau harga naik, tapi kalau tidak naik margin makin kecil. Biasanya tiap toko punya cara sendiri untuk mengatur harga supaya tetap bisa ikut Gratis Ongkir tapi tidak terlalu tergerus biaya. Menarik juga kalau setiap seller punya pengalaman berbeda soal ini.
Komentar
Posting Komentar