Banyak Seller Sudah Iklan, Tapi Hasilnya Tidak Sesuai Harapan
Beberapa waktu terakhir saya sering melihat dua keluhan yang sangat bertolak belakang dari seller.
Yang pertama bilang:
“Traffic banyak tapi tidak ada yang beli, iklan boncos”
Yang kedua bilang:
“Traffic sepi banget, padahal sudah pasang iklan”
Menariknya, dua masalah ini sering berasal dari satu hal yang sama.
Yaitu setting ROAS yang kurang tepat.
Algoritma Shopee Itu Seperti Sales Lapangan
Supaya lebih gampang dipahami, bayangkan algoritma iklan di Shopee itu seperti karyawan sales lapangan.
Kamu sebagai pemilik toko adalah bosnya.
Kamu kasih dia:
- uang harian (budget iklan)
- target penjualan (ROAS)
Kalau dianalogikan:
💰 Budget iklan = uang bensin / uang makan sales
🎯 ROAS = target penjualan yang harus dicapai
Masalahnya, hasil penjualan sangat tergantung dari cara kamu kasih instruksi ke “sales” ini.
Kalau ROAS Terlalu Rendah, Iklan Jadi “Asal Tembak”
Misalnya kamu set ROAS rendah, seperti 1.5 atau 2.
Artinya kamu seperti bilang ke sales:
“Yang penting jualan, siapa aja juga nggak masalah”
Apa yang terjadi?
Sales kamu bakal:
- pergi ke tempat ramai
- nawarin ke semua orang
- sebar brosur ke siapa saja
Efeknya:
✔ traffic tinggi
✔ banyak klik
✔ toko terlihat ramai
Tapi masalahnya…
Orang yang datang belum tentu butuh produk kamu.
Jadi:
❌ banyak yang cuma lihat
❌ banyak yang tanya
❌ sedikit yang checkout
Akhirnya budget iklan habis, tapi penjualan tidak sebanding.
Ini yang sering disebut:
👉 iklan boncos
Kalau ROAS Terlalu Tinggi, Iklan Jadi Terlalu Pilih-pilih
Sekarang kebalikannya.
Misalnya kamu set ROAS tinggi, seperti 10 atau 15.
Artinya kamu bilang ke sales:
“Jangan sembarangan jual, harus yang pasti beli!”
Apa yang terjadi?
Sales kamu jadi:
- sangat selektif
- tidak berani menawarkan ke banyak orang
- hanya menunggu target yang benar-benar cocok
Efeknya:
❌ traffic sangat sedikit
❌ toko terlihat sepi
❌ klik sangat minim
Tapi…
✔ sekali closing, hasilnya bagus
Masalahnya, momen closing itu tidak sering terjadi.
Jadi wajar kalau terasa seperti:
👉 “iklan mati”
Ini Kenapa Banyak Seller Salah Paham
Banyak seller panik saat melihat:
traffic turun
klik sedikit
Padahal itu bukan error.
Itu justru hasil dari setting mereka sendiri.
Kalau kamu menyuruh sistem untuk selektif, ya hasilnya memang:
👉 traffic kecil tapi kualitas tinggi
Algoritma Itu Tidak Punya Perasaan
Ini yang penting dipahami.
Sistem iklan di Shopee itu tidak “pintar” seperti manusia dalam arti intuisi.
Dia hanya menjalankan perintah.
Kalau kamu set:
ROAS rendah → dia cari sebanyak mungkin traffic
ROAS tinggi → dia menahan traffic dan pilih yang paling potensial
Tidak lebih dari itu.
Cara Setting yang Lebih Masuk Akal
Kalau toko kamu masih baru atau belum punya data kuat, jangan langsung set ROAS tinggi.
Karena itu sama saja seperti:
👉 nyuruh sales jual mahal tanpa tahu pasar dulu
Biasanya seller yang lebih stabil melakukan ini:
Mulai dari ROAS menengah (tidak terlalu rendah, tidak terlalu tinggi)
Biarkan sistem belajar dulu:
- siapa target pembeli
- produk mana yang laku
- pola pembelian
Setelah mulai terlihat ritme penjualan, baru pelan-pelan dinaikkan.
Intinya Bukan Sekadar ROAS, Tapi Data
Yang sebenarnya dicari oleh algoritma adalah data.
Semakin banyak data yang masuk:
- klik
- add to cart
- checkout
Semakin pintar sistem dalam menampilkan produk ke orang yang tepat.
Kalau langsung disetel terlalu ketat, sistem malah tidak punya cukup data untuk belajar.
Jadi Sebenarnya Masalahnya Bukan di Iklan, Tapi di Setting
Kalau disederhanakan:
ROAS rendah → ramai tapi tidak jelas
ROAS tinggi → sepi tapi terarah
Tinggal kamu mau:
👉 cepat ramai
atau
👉 pelan tapi lebih terukur
Diskusi untuk Seller Shopee
Sekarang saya ingin dengar dari kamu.
Kalau kamu pernah pakai iklan Shopee:
Apakah kamu lebih sering mengalami boncos atau sepi?
Dan biasanya kamu set ROAS di angka berapa?
Coba ceritakan pengalaman kamu di kolom komentar.
Karena seringkali masalah seperti ini bukan hanya dialami satu orang saja.
Tags : Shopee Ads, ROAS Shopee, Iklan Shopee, Tips Seller Shopee, Strategi Marketplace,
Komentar
Posting Komentar